Gowa.metro-pendidikan.com. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa melaksanakan kegiatan Family Gathering dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Majelis Taklim se-Kecamatan Bajeng di Pantai Wisata Galesong Utara, Kabupaten Takalar pada Sabtu–Ahad, 22 sampai 23 November 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari Kepala KUA Bajeng, Penyuluh Agama Islam serta perwakilan Majelis Taklim dari seluruh desa/kelurahan di Kecamatan Bajeng.
Ketua Panitia Pelaksana, sekaligus Koordinator Penyuluh KUA Bajeng, Jusriadi, S.Sos.I, M.Sos.I dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali ukhuwah dan silaturrahim antara pengurus serta anggota Majelis Taklim sebagai mitra binaan Penyuluh KUA Bajeng.
Selain itu, lanjut Penyuluh Agama Islam KUA Bajeng bahwa kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan merumuskan strategi program kerja yang lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat pada 2026.
Sementara itu, Kepala KUA Bajeng, H. Muh. Akbar dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penyuluh agama atas prakarsa dan dedikasinya, sehingga kegiatan ini dapat berjalan meriah dan penuh antusias.
“Majelis Taklim adalah mitra strategis KUA dalam membangun moral, spiritual, dan sosial umat. Karena itu, sinergi dan komunikasi harus diperkuat untuk menghadirkan pembinaan keagamaan yang lebih efektif,” tegasnya.
H Akbar yang juga Ketua APRI Kabupaten berharap melalui forum ini lahir gagasan baru dan inovasi dakwah yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. “Program-program strategis yang disasar antara lain pembinaan remaja, penguatan keluarga sakinah, pemberdayaan perempuan, literasi Al-Qur’an, pencegahan pernikahan anak, mitigasi sosial keagamaan, serta penguatan moderasi beragama”, jelas H Akbar yang kerap disapa H Nompo.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi terbuka dan ramah tamah sebagai ajang memperkuat kolaborasi kelembagaan antara KUA Bajeng dan seluruh Majelis Taklim.
Sukses kegiatan kolaborasi ini, diharapkan sinergitas dalam pembinaan umat semakin kokoh dan program kerja keagamaan tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat Bajeng. **ril***
Laporan : Darwis Jamal






