Palopo.metro-pendidikan.com. Proses seleksi pimpinan di Perumda Tirta Mangkaluku (PDAM) Kota Palopo resmi memasuki tahap krusial. Walikota Palopo Hj Naili Trisal melakukan wawancara langsung terhadap para kandidat yang berhasil menembus rangking lima besar, berlangsung di Hotel Grand Maleo, Kota Palopo, Selasa (28/4/2026).
Suasana hangat sempat terekam sebelum ketegangan wawancara dimulai. Walikota didampingi sejumlah pejabat teras tampak berpose bersama para kandidat, termasuk figur senior M. Yasir serta representasi internal seperti Andi Megawati dan Andi Siwaru.
Foto bersama berlangsung sebelum sesi wawancara menjadi simbol transparansi dan profesionalisme dalam menjaring nakhoda baru bagi perusahaan penyedia layanan air bersih tersebut.
Kepala Dinas Kominfo Palopo, Hamsir Hamid, menjelaskan bahwa proses wawancara dimulai tepat pukul 10.00 WITA. Peserta dipanggil masuk satu per satu sesuai dengan urutan rangking hasil seleksi sebelumnya.
“Tadi peserta dipanggil sesuai urutan nama yang masuk rangking lima besar. Masing-masing peserta mendapatkan porsi waktu sekitar 15 menit untuk memaparkan visi dan menjawab pertanyaan dari Bapak Walikota,” jelas Hamsir saat memberikan keterangan kepada awak media.
Hamsir menambahkan, durasi 15 menit per peserta tersebut dimanfaatkan secara maksimal oleh walikota untuk mendalami komitmen serta strategi para calon dalam memajukan PDAM Palopo untuk periode 2026-2031.
Meski tahap wawancara telah usai, penetapan direksi definitif masih harus melewati satu tahapan administrasi di tingkat pusat. Pemerintah Kota Palopo akan segera mengonsultasikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Hasil wawancara ini termasuk hasil UKK akan dikonsultasikan lagi ke Kemendagri, tentunya dengan menyertakan dokumen-dokumen pendukung saat pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) berlangsung,” lanjut Hamsir.
Saat ditanya mengenai kapan pengumuman final dan pelantikan akan dilakukan, mantan Kabag Humas ini memberikan jawaban singkat namun pasti. “Secepatnya,” tegasnya.
Langkah konsultasi ke Kemendagri ini
penting untuk memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi telah sesuai dengan regulasi yang berlaku, mengingat posisi PDAM sebagai institusi vital yang menyangkut hajat hidup orang banyak di kota Idaman ini **aBa***
Laporan : Arifin Muha






