Dugaan Perselingkuhan di Polres Palopo Oknum Polisi Dilaporkan Rekan Sejawat ke Unit Paminal Propam

Palopo.metro-pendidikan.com. Lingkungan Polres Palopo tengah diguncang isu miring terkait dugaan pelanggaran kode etik asusila. Seorang oknum polisi berinisial GN dilaporkan ke Unit Paminal Propam oleh rekannya sendiri, JS, atas dugaan perselingkuhan dengan istri pelapor.

Laporan resmi tersebut diajukan oleh JS pada Senin, 5 April 2026, setelah ia mendapati bukti percakapan yang mengindikasikan hubungan tak wajar antara GN dengan istrinya.

Terbongkarnya skandal ini bermula saat anak dari JS saat sedang menggunakan ponsel ibunya. Sang anak tanpa sengaja menemukan riwayat percakapan di aplikasi WhatsApp yang berisi pesan-pesan mesra dari oknum GN.

Tidak hanya berisi kalimat romantis yang melampaui batas kewajaran, ditemukan pula permintaan-permintaan tidak pantas dan eksplisit dari GN kepada istri JS. Temuan mengejutkan tersebut kemudian disampaikan sang anak kepada ayahnya. Mendapati pengkhianatan dari rekan kerjanya sendiri, JS akhirnya memutuskan menempuh jalur hukum internal demi menjaga martabat keluarga dan institusi.

Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki, disebutkan, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa penyelidikan intensif sedang berjalan.

Sementara itu, Kasi Propam Polres Palopo, Iptu Silalahi, yang dikonfirmasi malam ini, menegaskan bahwa pihaknya tengah mendalami laporan ini dengan seksama.

“Kami menangani dengan seksama sejauh mana kebenaran laporan tersebut. Prinsipnya kita menganut praduga tak bersalah,” ujar Iptu Silalahi yang baru menjabat tiga bulan di posisi tersebut.

Menurut Iptu Silalahi, pimpinan Polri tidak main-main dalam menyikapi pelanggaran yang mencederai marwah organisasi. Jika dalam Sidang Kode Etik Profesi Polri (KEPP) oknum GN terbukti bersalah, maka oknum tersebut terancam sanksi berat.

Sanksi tersebut mulai dari demosi hingga hukuman terberat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk komitmen Polres Palopo dalam menindak anggota yang melanggar etika, terutama dalam kasus yang merusak rumah tangga sesama anggota Polri. **aBa***

Laporan : Arifin Muha

Pos terkait