Seleksi Direksi Perumda TM Palopo: Kompetensi vs Hasil Psikotes, Merujuk Regulasi Hanya 2 Calon Memenuhi Syarat

Palopo.metro-pendidikan.com. Upaya Panitia Seleksi (Pansel) Direksi Perumda Tirta Mangkaluku (TM) Kota Palopo mengirim lima nama ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyisakan tanda tanya besar bagi publik. Pasalnya, terdapat kontradiksi mencolok antara daftar finalis yang lolos dengan hasil uji psikotes yang dirilis.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari 13 peserta yang mengikuti psikotes, hanya ada dua nama yang memenuhi syarat. “Disarankan” untuk menduduki kursi direksi. Ironisnya, di babak final 5 besar, mayoritas kandidat justru datang dari kategori yang secara psikologis belum sepenuhnya ideal.

Publik menyoroti bagaimana sistem pembobotan nilai UKK (Uji Kelayakan dan Kepatutan) bekerja. Dari lima nama yang melaju ke Jakarta, hanya Yasir, S.E., M.M., PIA dan Andi Megawati, S.E., M.Ak. yang secara psikologis dinyatakan layak (Disarankan).

Andi Siwaru dan Steven Hamdani hanya masuk kategori “Dipertimbangkan”.

Bahkan, Dr. Ris Akril Nurimansjah, yang menempati peringkat teratas dalam akumulasi nilai, justru menyandang status “Tidak Disarankan” dalam uji psikotes tersebut.

Situasi ini menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat mengenai efektivitas uji psikotes dalam menentukan pemimpin perusahaan daerah. Apakah psikotes hanya formalitas belaka, ataukah ada keunggulan lain dari sisi manajerial dan teknis yang menutupi kekurangan hasil psikologis tersebut?

Walikota Palopo, Hj. Naili Trisal, dalam keterangannya menegaskan komitmennya terhadap transparansi. Dengan menyerahkan keputusan akhir ke Kemendagri, diharapkan ada penilaian yang lebih objektif dan bebas dari intervensi lokal.

“Kami ingin direksi yang benar-benar kompeten. Semua proses diserahkan ke pusat agar hasilnya profesional,” tegasnya.

Hasil psikotes “Disarankan” akan menjadi penentu kemenangan, ataukah nilai UKK yang akan melenggangkan mereka yang sebelumnya dicatat ‘tidak disarankan’? Publik Palopo kini menunggu pemimpin baru yang mampu membenahi layanan air bersih di Kota Idaman ini. ***

Laporan : Arifin

Pos terkait