Manajemen RSU Thalia Irham Panciro Respon Perbaikan Jalan Warga, Mulai Dikerjakan Juli 2026 Mendatang

Gowa.metro-pendidikan.com. Sejumlah warga Dusun Mattirobaji, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng menggelar aksi demo, Senin 13 April 2026. Mereka mendesak pihak manajemen Rumah Sakit Umum (RSU) Thalia Irham Panciro untuk memperbaiki jalan sisi kiri, kini mulai rusak akibat dilalui mobil proyek yang membawa bahan material milik rumah sakit tersebut.

Sekadar diketahui, jalan yang berada di bagian selatan lokasi atau kiri RSU Thalia Irham itu adalah jalanan umum bagi warga setempat. Namun, seiring pengembangan infrastruktur (pembangunan) dan kegiatan renovasi rumah sakit, maka jalan tersebut menjadi pilihan untuk dilalui para pekerja, karyawan (perawat & staf).

Tak hanya itu, perluasan areal parkir bagi kendaraan roda dua milik karyawan dan pasien, juga diarahkan di samping/belakang rumah sakit tersebut. Praktis, baik karyawan maupun pembesuk pasien rumah sakit, sebagian besar harus melewati akses jalan milik warga/pemerintah mengingat lahan parkir rumah sakit di depan sudah padat.

“Itu demi untuk kenyamanan dan keamanan kendaraan para pembesuk pasien. Di sana ada parkir dan portal (palang) harus dilalui siapa pun yang masuk dalam areal rumah sakit hendak membesuk pasien dapat dilayani petugas”, ujar salah satu petugas keamanan (security) RSU Thalia Irham yang menolak disebutnya namanya.

Menanggap aksi demo sejumlah warga yang diduga diback up oleh oknum LSM, bukan tanpa alasan. Sebab, pihak manajemen RSU Thalia Irham Panciro, sebelumnya pernah berjanji kepada warga sekitar bahwa akan memperbaiki jalan tersebut. Namun, harapan warga Dusun Mattirobaji itu, hingga kini belum terealisasi karena pihak rumah sakit sendiri sedang fokus menyelesaikan proyek perluasan bangunan gedung pelayanan medis dan ruang inap pasien, rencana berakhir pada Juli 2026 mendatang.

Dasar itu pula, sehingga warga menagih pihak rumah sakit segera memperbaiki jalan tersebut. Termasuk air hujan melalui talang air dari bangunan rumah sakit jatuh merembes mengenai tembok bangunan rumah milik warga setempat, itu juga harus dipikirkan pihak RSU Thalia Irham.

Menurut peserta demo, selain jalan segera diperbaiki oleh pihak rumah sakit, juga harapannya dapat membersihkan sisa-sisa bangunan yang kerap bercampur tanah menyebabkan air tidak lancar. Bahkan, air dari areal atau lokasi rumah sakit dapat merembes ke badan jalan.

Terhadap tuntutan warga tersebut, pihak manajemen RSU Thalia Irham Panciro melalui direktur dr Hj Irmastuti, MARS, FISQua.CHRA menerima sejumlah perwakilan pengunjuk rasa, berlangsung di lantai 3, Senin (13/4/2026).

Dalam rapat tersebut selain, dihadiri sejumlah unsur pimpinan rumah sakit, juga hadir Pj Kades Panciro Asram Suhendra, ST, M.AP, Bhabinkamtibmas Panciro Aiptu Achmad Zubair dan Kasi Pemerintahan/PLT Kepala Dusun Mattirobaji Desa Panciro Muh Fhadly, S.Sos.

Dari pertemuan tersebut, maka lahir kesepakatan bersama antara pihak manajemen RSU Thalia Irham perwakilan warga dengan poin sebagai berikut. Pertama, Rumah Sakit Umum Thalia Irham berkomitmen melakukan perbaikan jalan warga berada di sebelah kiri RSU Thalia Irham setelah seluruh pekerjaan pembangunan dan renovasi RSU Thalia Irham selesai dilakukan. Kedua, Perencanaan perbaikan jalan dapat dilaksanakan di bulan Juli 2026.

Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat Desa Panciro berharap agar warga sekitar lokasi rumah sakit harus juga bijaksana menyikapi kondisi kegiatan pembangunan dan renovasi gedung yang sedang berjalan di RSU Thalia Irham.

“Tidak mungkin tuntutan perbaikan jalan dapat dilakukan, sementara mereka juga membangun fasilitas medis. Saya kira, pihak rumah sakit dengan jiwa sosial dan kemanusiaan, pasti memenuhi janjinya kepada warga. Ini hanya masalah waktu dan skala prioritas pihak rumah sakit untuk mewujudkan harapan warga khusus perbaikan jalan”, ungkap salah seorang tokoh masyarakat Desa Panciro yang minta tak disebutkan identitasnya.

Apa yang diungkapkan sumber itu, cukup beralasan. Bahkan, Direktur RSU Thalia Irham, dr Hj Irmastuti dalam suatu kesempatan mengatakan, RSU Thalia Irham berada di wilayah Desa Panciro. Berarti rumah sakit Thalia ini adalah “milik’ orang Panciro. Itu artinya, seluruh fasilitas dan kemudahan bagi pasien yang berada di Desa Panciro akan dirasakan termasuk soal biaya pengobatan ada keringanan dari pihak rumah sakit.

Sekadar informasi, beberapa kegiatan sunat massal yang digelar oleh Depot Air Minum Isi Ulang Utsman Bin Affan Panciro, RSU Thalia Irham turut andil cukup besar terutama dalam pengadaan obat-obatan dan fasilitas medis lainnya.

“Kami dari Depot Utsman Bin Affan punya hubungan emosional begitu dekat dengan pihak RSU Thalia Irham. Kami selalu dibantu dengan obat-obatan dan alat medis lainnya secara cuma-cuma, luar biasa support beliau kepada kami. Malah, setiap tahun kami gelar sunat massal, ibu Direktur dr Hj Irmastuti hadir memberi kata sambutan saat acara pembukaan”, jelas Takdir Ilahi Owner Depot Air Isi Ulang Utsman Bin Affan.

Bukan hanya itu, sumber lain menyebutkan, pasien RSU Thalia Irham dari warga Panciro khususnya warga di sekitar rumah sakit yang menggunakan biaya pengobatan jalur umum (bukan KIS dan BPJS) kadang dapat fasilitas dan keringanan dari pihak rumah sakit kecuali menanggung sebagian biaya jasa dokter. ***

Laporan : Darwis Jamal Takdir

Pos terkait