Palopo, metro-pendidikan.com. ] Penyuluh Keluarga Berencana (KB) se-Kecamatan Wara dan Wara Timur, Kota Palopo mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PP & KB) Kota Palopo. Mereka menuntut haknya (honor) yang belum dibayarkan sejak Oktober 2023 hingga sekarang.
Menurut informasi yang diterima media ini dari salah seorang penyuluh KB dari Kecamatan Wara yang minta namanya tidak disebutkan mengatakan bahwa aksi unjuk rasa terpaksa dilakukan karena pihak Dinas PP dan KB Kota Palopo hanya memberi janji terkait pembayaran honor para penyuluh KB rencananya pada pertengahan Januari 2024. Namun. hingga saat ini masuk Maret belum juga dibayarkan.
Sebwlumnya Aksi serupa juga dilakukan para tenaga honorer DAMKAR dan RT/RW di Kantor Walikota Palopo sebut sumber, setelah mereka demo, akhirnya dapat dibayarkan honornya. “Kami mau begitu juga supaya segera dibayarkan honor para penyuluh KB, “kata tenaga penyuluh KB dari Wara Timur yang minta tidak disebutkan identitasnya.
PPKBD Kelurahan Lagaligo Kecamatan Wara, Ratna mengungkapkan bahwa tujuannya melakukan aksi demo ini hanya ingin mengetahui kenapa hak mereka tidak dibayarkan. Padahal honor mereka telah dianggarkan melalui APBD Kota Palopo selama setahun, dikemanakan dana tersebut. Semwntara Untuk bulan Oktober, November dan Desember 2023 belum dibayarkan.
“Selama 5 tahun kepemimpinan Walikota sebelumnya tidak pernah terjadi seperti ini, pembayaran honor para penyuluh KB dan tenaga PPKBD tetap lancar,” ungkap Ratna dengan nada kesal.
Dari hasil aksi kemarin, para penyuluh KB dan kader PPKBD mengancam akan melanjutkan aksi serupa yang lebih besar lagi pada Kamis (7/3) pukul 10:00 Wita dan akan dihadiri sekitar 200 orang penyuluh KB dari beberapa kecamatan se-Kota Palopo.
Tidak hanya itu, ada informasi yang berkembang akan hadir juga kader posyandu dan kader TPPK Kelurahan dari dari Kecamatan Mungkajang dan Telluwanua. Para penyuluh KB, kader PPKBD dan kader posyandu bergabung dengan empat kecamatan untuk menyerbu Kantor Dinas PP dan KB Kota Palopo.
Bahkan, sejumlah kader posyandu dari Kecamatan Mungkajang dan. Telluwanua mengaku belum dibayarkan insentifnya dari dinas terkait.
Aksi para penyuluh KB itu ditemui langsung oleh Kepala Dinas PP & KB Kota Palopo, Samsil, S.Si, M.Si dan berjanji akan mempertemukan langsung dengan Bendahara Dinas PP & KB. Mereka selanjutnya bersama-sama menemui Bendahara Keuangan Sekretariat Kota Palopo, rencana besok Kamis ( 7/3) kemudian melanjutkan bertwmu Bapak Pj Walikota Palopo Asrul. **
Laporan : Arifin Muha






