Suasana Berduka, Rumah Warga Ludes Dilalap Si Jago Merah Saat Mengantar Jenazah ke Pemakamam

Luwu Utara.metro-pendidikan.com. ‎Setelah dirundung duka atas meninggalnya tukang ojek di atas tandu (alm) Lamber Wunta yang mengalami musibah kecelakaan di perjalanan dari Masamba menuju Rampi, warga desa Tedeboe Kecamatan Rampi Kembali mengalami peristiwa naas, rumahnya ludes di lalap si jago merah (15/04/2026) kemarin.

‎Peristiwa tersebut terjadi saat pemilik rumah atas nama Kadua Bati (72 tahun) bersama anggota keluarganya melayat dan mengantarkan jenazah Lamber Wunta (alm) ke tempat pemakaman sekitar pukul 13:00 WITA.

‎Informasi yang di himpun melalui kepala desa Tedeboe, Basri Perutu mengungkapkan bahwa terjadinya kebakaran tersebut di duga akibat sisa bara api dari dapur tungku kayu yang belum padam sepenuhnya saat di tinggalkan pemilik rumah, sementara warga sekitar dan tetangga semua berbondong-bondong melayat ke rumah duka.

‎”Semua warga pergi melayat ke rumah duka (alm) Lamber Wunta, kemudian terus mengantarkan jenazah ke lokasi pemakaman, jadi rumah di tinggalkan dalam kosong”, ungkap Basri.

‎”Kemungkinan besar api muncul dari sisa bara api perdapuran yang masih menggunakan kayu bakar untuk memasak, itulah yang membesar hingga melalap habis rumah,”, lanjutnya.

‎”Tidak ada korban jiwa, namun untuk sementara kerugian materil yang di akibatkan sekitar Rp. 150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah)”, pungkasnya.

‎Ditempat terpisah pemerintah kecamatan Rampi melalui Sekertaris Camat, Isa Ansari saat di temui wartawan media ini, mengungkapkan bahwa pihaknya telah bersurat melaporkan hasil identifikasi ke pihak-terkait untuk penanganan lebih lanjut.

‎”Identifikasi kita sudah lakukan, dan akan segera ke pihak-pihak terkait khusunya Badan Nasional Penanggulangan Bencana Kabupaten Luwu Utara, untuk penanganan lebih lanjut”, ungkap Isa Ansari. **

Laporan : Yosias Tombela

Pos terkait