Kepala Rutan Klarifikasi Terkait Insiden Halangi Awak Media Saat Simulasi Pemilu di Rutan Kelas II Masamba

Luwu Utara, metro-pendidikan.com — Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Masamba, Agung Hartono, A.Md.IP, SH memberi klarifikasi terkait insiden penghalangan para awak media (wartawan) oleh petugas Jaga Rutan hendak meliput kegiatan simulasi Pemilu 2024 di Rutan Kelas II Masamba atas undangan KPU Luwu Utara, satu pekan lalu.

Untuk tetap menjalin hubungan kemitraan yang baik antara pihak Rutan Kelas II Masamba dengan insan pers, Kepala Rutan Agung Hartono mengundang para awak media pada acara konferensi pers yang dilaksanakan pihaknya, Senin (5/2) di Rumah Jabatan Kepala Rutan Kelas II Masamba, Luwu Utara.

Di hadapan para jurnalis, Agung Hartono menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran rekan rekan jurnalis untuk mendapatkan klarifikasi dari pihak Rutan Kelas II Masamba.

“Sekaligus kami juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi pada kegiatan simulasi Pemilu tersebut beberapa hari lalu di Rutan Kelas II menyebabkan para wartawan saat meliput kegiatan tersebut merasa agak terganggu,” ujar Agung Hartono.

Dia menegaskan, tidak ada maksud untuk menghalang-halangi kegiatan peliputan tersebut. Ini karena adanya miskomunikasi antara petugas Jaga Rutan Kelas II Masamba dengan rekan-rekan media yang menghadiri undangan dari pihak KPU Luwu Utara.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan kelas ll B Masamba Muhammad Akbar menambahkan, adanya insiden tersebut menjadikan pembelajaran buat dirinya selaku petugas rutan. Kejadian ini juga dipicu adanya miskomunikasi antara pihak Rutan dan teman teman jurnalis.

“Adanya klarifikasi yang dilaksanakan hari ini antara pihak rutan dan rekan media diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta menjalin kemitraan yang lebih baik lagi,” katanya.

Muhammad Akbar mengaku, petugas Jaga Rutan Kelas II Masamba tidak akan mampu melaksanakan tugas dengan baik tampa kontrol oleh rekan rekan jurnalis dan tentunya teman teman media adalah mitra kerja pemerintah.

“Kami selaku Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan
kelas ll B Masamba menyampaikan permohonan maaf kepada rekan awak media atas insiden miskomunikasi yang terjadi satu minggu lalu,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, konferensi pers yang dilaksanakan hari ini kita ambil hikmahnya agar tidak terulang. Bahkan, Kepala Rutan sendiri akan memberi atensi khusus agar setiap jurnalis yang hendak meliput di Rutan Kelas II Masamba tetap dihargai dan diperlakukan secara proporsional.

“Harapan kita agar kejadian ini agar tidak terulang, kita ambil hikmahnya dan semoga kita bisa jadikan pembelajaran untuk tetap menjalin kemitraan yang sehat dan saling bersinergi,” tegas Kepala Rutan Kelas II Masamba ini mengakhiri keterangannya pada acara konferensi pers tersebut. **

Laporan : Ryan

Pos terkait