Gowa.metro-pendidikan.com. Pemerintah Desa Panciro bersama warga kembali melaksanakan kerja bakti di Dusun Mattirobaji, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng. Kerja bakti kali ini menyasar pada pembersihan saluran irigasi tersier sepanjang sekitar 200 meter, berlangsung pada Ahad (21/6/2026) kemarin.
Aksi kolaborasi itu digelar bertujuan untuk memperlancar pasokan air masuk ke areal persawahan milik warga setempat yang sebelumnya agak tersumbat akibat adanya tumpukan sampah di sepanjang saluran tersebut.
Kerja bakti kali ini juga, selain melibatkan unsur pemerintah desa yang dipimpin Pj Kades Panciro Asram Suhendra, ST, M.Ap bersama Sekretaris Desa Panciro Abd Rahman, S.Sos dan Kadus Mattirobaji Muh Fhadly, S.Sos, juga hadir Babinkantibmas Desa Panciro Aiptu Achmad Zubair.
Tidak kalah kebersamaan, warga dusun setempat juga hadir kurang lebih 50 orang serta didukung 2 kelompok tani yakni Baji Pamai dan Mattirobaji Selatan. Plt Kadus Mattirobaji, Muh Fhadly mengungkapkan, aksi kerja bakti kali ini awalnya diinisiasi oleh kedua kelompok tani tersebut yang mendapat dukungan dari warga setempat.
Kemudian rencana tersebut disampaikan kepada pemerintah Desa Panciro melalui kepala dusun dan ketua RK setempat. “Sekarang berlangsung musim tanam ke-2 tahun 2026, petani lagi butuh suplai air. Makanya, saluran irigasi tersier kita bersihkan secara bersama–sama agar pasokan air bisa lancar masuk ke areal persawahan milik warga”, ujar Muh Fhadly yang juga menjabat Kasi Pemerintahan.

Sekdes Panciro Abd Rahman menjelaskan, kegiatan kerja bakti yang melibatkan unsur pemerintah desa bersama warga sudah berlangsung lama dan giat kerja bakti bergilir di setiap dusun dalam wilayah Desa Panciro.
“Kerja bakti saluran irigasi tersier yang kini fokus di Dusun Mattirobaji, itu juga bagian dari agenda kegiatan pemerintah desa bersama aparat setelah kita mendengar berbagai masukan warga setempat akan kebutuhan pasokan air dalam menghadapi musim tanam tahap ke dua pada 2026 ini”, ujar Abd Rahman yang kerap disapa Daeng Rani.
Dia juga mengungkapkan rencana jangka panjang untuk memperkokoh saluran irigasi tersebut. Pihak desa berencana membangun pondasi permanen pada saluran irigasi agar lebih awet dan tidak mudah longsor.
”Rencana ke depan, saluran ini akan kita bangun pondasi permanen. Terkait hal ini, kami juga akan segera melakukan koordinasi dan melaporkan rencana pembangunan tersebut ke Dinas Pertanian Kabupaten Gowa agar mendapat perhatian dan dukungan lebih lanjut. Kita juga berharap agar warga meningkat ekonominya ,” tambah Abd Rahman yang kadang tampil rapi dan style.
Sementara Pj Kades Panciro Asram Suhendra dalam berbagai kesempatan menegaskan, dirinya terus mendorong dan memberi ruang seluas-luasnya kepada warga untuk berpartisipasi dan serta menginisiasi setiap kegiatan yang memberi manfaat dan positif kepada warga sekitar.
Apalagi terkait masalah persampahan, lanjut Asram Suhendra, semua pihak sejatinya dapat terlibat dalam upaya mendukung program Bupati, yakni Gowa Bersih dan secara khusus mewujudkan Panciro Bersih.
“Termasuk pembersihan saluran irigasi tersier yang ada di Dusun Mattirobaji, itu penting kita respon inisiatif warga dan kita tindaklanjuti dengan nyata lewat kerja bakti agar suplai air masuk ke areal persawahan milik petani benar-benar lancar dan terjangkau”, tandas Asram Suhendra. ***
Laporan : Darwis Jamal






