Gowa.metro-pendidikan.com. Pada penerimaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan telah berhasil membangun satu RKB (Ruang Kelas Baru) dengan luas 7 X 6 meter persegi. Kini bangunan RKB tersebut resmi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar di madrasah ini dengan kapasitas murid berjumlah 30 orang.
Sukses pihak madrasah, komite sekolah (madrasah) dan orang tua murid membangun RKB dengan biaya sebesar Rp 5O juta, diakui oleh Ketua Komite MIN 1 Gowa, Anwar Malolo, SE, MM. Bahkan, mantan Kades Panciro ini menegaskan, RKB tersebut lahir dari sebuah realitas dan respon masyarakat sendiri terhadap tuntutan krusial terkait penambahan satu ruang kelas murid baru dari tiga kelas kouta yang tersedia mengingat animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di MIN 1 Gowa cukup tinggi.
“Berangkat dari pemikiran inilah, lalu kami diskusikan dan bicarakan secara seksama. Rupanya ada kesadaran dan ketulusan semua pihak yang berkepentingan termasuk masyarakat sendiri. Walau sebelumnya digelar beberapa kali rapat (musyawarah) antara pengurus komite calon orang tua murid saat berlangsung pendaftaran calon murid baru beberapa bulan lalu di ruang lantai 2 MIN 1 Gowa.
“Hasil rapat ini, kita teruskan ke pihak sekolah melalui Ibu Masita selaku Kepala MIN 1 Gowa. Beliau merespon penuh bahkan ia menunjuk lokasi kantin untuk dijadikan ruang kelas baru termasuk pihaknya juga siap menambah biaya demi kelancaran proses pembangunan RKB tersebut”, ujar Anwar Malolo kepada wartawan Metro Pendidikan dalam berbagai kesempatan.
Dari Rp 50 juta biaya pembangunan RKB tersebut, Anwar Malolo, sekitar kurang lebih Rp 30 juta adalah partisipasi orang tua murid khusus kelas 1, selebihnya bersumber serta ditanggung oleh dari sekolah dan pengurus komite.
“Saya sengaja sampaikan program komite ini supaya masyarakat tahu sekaligus saya menjawab dan menegaskan dari sebagian opini miring bahwa tak ada pungutan liar seperti yang dituduhkan oleh oknum tertentu. Sebaliknya hal itu dilakukan secara terbuka dan duduk bersama oleh pengurus komite, pihak sekolah dan para orang tua murid kelas satu saat itu”, tandas Anwar Malolo.
Komite sekolah (madrasah) sebagai mitra (partner) kepala sekolah sesuai Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah memegang peranan penting dalam membantu, mengembangkan dan memajukan sekolah terutama pemenuhan sarana pendidikan melalui pelibatan masyarakat khususnya orang tua/wali murid.
Terhadap Permendikbud itu, rupanya Komite MIN 1 Gowa telah menjalankan regulasi tersebut melalui prinsip transparansi, partisipatif dan akuntabel. Sehingga, program kerja yang telah dikerjakan dan diusul untuk tahun berikutnya tetap melalui proses musyawarah (mufakat).
Kepala MIN 1 Gowa Hj Masita, S.Pd, M.Si mengaku, siap mendukung dan bersinergi dengan pengurus komite (madrasah) dalam upaya memajukan madrasah ini. Termasuk peningkatan kualitas peserta didik dan guru baik segi akademik maun non akademik.
“Kami senang dan bangga sekaligus menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus baru komite sekolah (MIN 1 Gowa) ini diawali debutnya ini berhasil membangun satu ruang kelas baru bersama orang tua murid sebagai bentuk partisipasi mereka terhadap madrasah tercinta ini”, ujar Hj Masita kepada media ini dalam tempat terpisah.
Dia berharap, semoga perjuangan komite dan partisipasi orang tua murid dalam membangun RKB tersebut dapat dimanfaatkan anak-anak mereka secara baik, sehingga kelak melahirkan out put yang berguna bagi masyarakat, agama dan bangsa.
Sementara Itu, H Nurdin, S.Ag, M.Pd I, Anggota Komite MIN 1 Gowa menambahkan, partisipasi yang tulus para orang tua murid dalam membangun ruang kelas baru bersama komite serta didukung dari pihak madrasah, tidak akan sia-sia. Selama bantuan itu dimanfaatkan banyak orang, selama itu pula mengalir kebaikan dan amal jariyah-nya.
“Yakin partisipasi para orang tua menjadi investasi amal jariyah yang tak akan terputus selamanya”, tandas H Nurdin yang kerap disapa Haji Naro pernah menjadi Ketua Komite MIN 1 Gowa selama dua periode. ***
Laporan : Darwis Jamal






