Upaya Cooling System Pemilu Damai, Polres Palopo Serahkan Bansos Kepada 20 Warga Pentojangan

Palopo-metro-pendidikan.com. Dalam upaya Cooling System Pemilu Damai, Polres Palopo mendistribusikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada 20 warga Kelurahan Pentojangan Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, di aula Kantor Kelurahan Pentojangan, Selasa (16/1/2024).

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Palopo AKBP Safi’i Nafsikin, SIK, MH. Hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Telluwanua Iptu Abdul Asiz,SH, Sekcam Telluwanua Amiruddin,T, Lurah Pentojangan, para PJU Polres Palopo, para personil Polsek Telluwanua, Ketua LPMK Pentojangan, para RT/RW se-Kelurahan Pentojangan, para tokoh masyarakat, tokoh agama, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Kapolres Palopo mengatakan Bansos ini merupakan kegiatan Program arahan Presiden Joko Widodo melalui Kapolri agar meningkatkan Bansos dalam penuntasan kemiskinan esktrim dan penurunan angka stunting.

Selain Bansos juga ada beberapa kegiatan sosial lainnya yang di laksanakan Polres Palopo. Dia berharap kegiatan ini terus dilanjutkan pada tahun 2024.

“Kehadiran kami Polres Palopo bersama jajaran selain silaturahim dan Bansos dalam rangka Cooling System Pemilu 2024, kami juga mengharapkan dukungan dan doa dalam kegiatan ini,” katanya.

Pelaksanaan Cooling System dalam rangka pemilu 2024, lanjut AKBP Safi’i Nafsikin, merupakan kegiatan Polres Palopo dalam menciptakan atau mendinginkan suasan dalam proses tahapan pemilu 2024 agar tetap aman dan damai.

“Kami terbuka kepada masyarakat apabila ada hal-hal yang menghawatirkan Terkait hambatan /ancaman  dalam pemilu saat ini agar masyarakat memberikan informasi  dapat melalui Hotline Polres Palopo dan atau langsung  kepada Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak di Wilayah,” sambungnya.

Dia mengatakan peran tiga pilar Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah adalah tulang punggung dalam memelihara Harkamtibmas di tingkat bawah.

Adapun jenis bantuan Bansos berupa sembako yang di berikan sebanyak 4 paket bantuan yang isinya beras 5 kg, minyak goreng kemasan 1 liter, mie instan 1 dos dan gula pasir 1 kg.

Adapun warga tidak mampu yang menerima Bansos berjumlah 20 orang. Mereka adalah Badarong, Suwati, Sulia, Meti, Uli, Hamid Tara, Upin, Dina Sanggalla, Saiba, Marda, Musrin, Nadia, Isa, Masdia, Hasmi,
Sitti, Irpan, Pudding, Abbas dan . . Reski.**

Laporan : Arifin Muha.

Pos terkait