Luwu Utara, metro-pendidikan.com. Banjir bandang dan tanah longsor yang meluluhlantakan sebagian besar wilayah Kabupaten Luwu, mengundang banyak pihak ikut prihatin dan bersikap empati terhadap para korban akibat bencana alam tersebut. Bahkan, siswa Madrasah Tsanawiyah DDI Masamba turut menggalang dana (donasi) untuk para korban banjir dan tanah longsor.
Aksi peduli kemanusiaan yang dipertontonkan siswa MTs DDI Masamba, Rabu (8/5/2024) kemarin, itu bagian dari bentuk empati dan edukasi perlunya membantu sesama manusia yang telah ditimpa musibah bencana alam.
Sebelum pengumpulan dana, para guru juga memberikan pengertian dan dukungan terhadap para siswanya. Selanjutnya para siswa DDI Masamba dengan antusias menggalang dana dari uang saku mereka kemudian mendatangi para guru dan siswa di setiap kelas.
Tidak hanya di sekolah, para siswa DDI Masamba turun langsung ke warga Masamba , untuk menjemput partisipasi masyarakat yang memberikan bantuan antara lain berupa uang.
“Aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan empati mereka kepada para korban tanah longsor atau banjir. Karena saat ini para korban bencana alam di Kabupaten Luwu, sangat membutuhkan bantuan, akibat harta-benda mereka rusak dan hilang akibat tanah longsor dan banjir bandang”, ujar Kepala MTs DDI Masamba Muhammad Zuljalali, S.Pd.I.
“Saya sebagai anak bangsa, turut prihatin melihat kondisi korban banjir bandang semoga yang meninggal ditempatkan pada tempat yang layak di sisi Allah. Para korban yang masih hidup diberikan ketabahan,”ujar sejumlah siswa MTs DDI Masamba sembari beri semangat.
Sedangkan Muhammad Zuljalali menegaskan, aksi galang dana sebagai bentuk edukasi bagi siswa MTs DDI Masamba. Atensi itu juga untuk menumbuhkan rasa empati mereka kepada masyarakat. Dan pada kegiatan ini kami laksanakan pengumpulan donasi dan juga doa bersama untuk korban banjir dan longsor gunung Latimojong. Begitu donasi terkumpul langsung disalurkan kepada pihak pengendali warga korban di lokasi bencana.**
Laporan : Hasdir






