Luwu Utara-metro-pendidikan.com. Madrasah Tsanawiyah DDI Masamba menggelar Asesmen Madrasah (AM) Berbasis Android Tahun Pelajaran 2023/2024, Senin (06/05/2024). Asesmen madrasah kali ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas IX berjumlah 39 orang.
Pelaksanaan asesmen madrasah dijadwalkan selama 6 hari mulai 6, 7, 8,11, 13 dan 14 Mei 2024 dengan menggunakan dua ruang asesmen dan setiap ruang terdiri dari 20 peserta asesmen.
Sebelum memulai pelaksanaan asesmen madrasah, peserta terlebih dahulu mengikuti apel pembukaan dipimpin oleh Kepala MTs DDI Masamba, Muhammad Zuljalali, S.Pd.I, berlangsung di lapangan upacara MTs DDI Masamba.
Muhammad Zuljalali juga menyematkan tanda bagi pengawas ruang dan peserta asesmen madrasah. Dalam sambutannya, ia menegaskan kepada peserta didik agar fokus mengerjakan asesmen madrasah dan disiplin dalam menaati peraturan dan tata tertib selama asesmen. Sehingga pelaksanaan asesmen madrasah dapat berjalan lancar, aman dan sukses sekaligus dapat meraih hasil yang maksimal.
Menurut Muhammad Zuljalali, ujian termasuk asesmen merupakan proses untuk membentuk karakter kejujuran dalam diri. Karena kejujuran itu ada di dalam perjalanan kehidupan yang kita jalani. Misalnya, proses pendidikan mulai pada pertama kali masuk pada madrasah sampai pada akhir dinyatakan sebagai alumni pada madrasah.
Tidak hanya itu, Kepala MTs DDI Masamba juga menjelaskan, asesmen madrasah adalah program penilaian mutu pendidikan madrasah yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, diatur dalam Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 723 tahun 2024 tentang Prosedur Operasional Penyelenggaraan Asesmen Madrasah.
“Asesmen madrasah merupakan asesmen sumatif yang berfungsi sebagai indikator capaian perkembangan peserta didik, pemberian umpan balik untuk perbaikan proses pembelajaran, dan sebagai salah satu syarat penentuan kelulusan”, demikian Muhammad Zuljalali.
Adapun tujuan diselenggarakannya asesmen madrasah adalah untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sesuai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) pada akhir jenjang pendidikan.
Ketua Panitia AM Rusham, S.Pd Pelaksana menambahkan, asesmen madrasah berbasis android menggunakan aplikasi Usmart Browser yang dapat mencegah peserta didik untuk membuka aplikasi lain, sehingga dapat meminimalisir kecurangan selama asesmen.
Rusham mengharapkan peserta didik dapat mengerjakan soal-soal asesmen dan memperoleh hasil yang baik. Sebelum mengikuti asesmen madrasah, peserta didik kelas IX terlebih dahulu menyelesaikan Kartu Rekomendasi Ujian sebagai syarat untuk mengikuti ujian.
Kartu rekomendasi ini, katanya dapat mengontrol catatan, tugas, ulangan serta kehadiran peserta didik agar kualitas pendidikan di madrasah makin meningkat.
Berikut ini, susunan panitia pelaksana kegiatan, Ketua Rusham, S.Pd, Sekretaris Rifaldi, S.Pd, Bendahara Suryani, S.Pd, Cek Keabsaan Soal Varsela Amru, S.Pd dan Proktor/Teknisi Hasdir.
Laporan : Hasdir/Alihidayat






