Makssar.metro-pendidikan.com. Suasana hangat menyelimuti pertemuan antara Syaharuddin Alrif (SAR) dan Rusdi Masse (RMS) di Kota Makassar, Senin 26 Januari 2026. Pertemuan yang dirangkai serah terima jabatan (Sertijab) Ketua DPW NasDem Sulsel ini justru berubah menjadi ajang saling lempar pujian antar keduanya.
Syaharuddin yang baru saja menerima SK penetapan Ketua DPW pada Jumat (23/1) lalu, menunjukkan adab politik yang tinggi dengan langsung “sowan” ke kediaman atau markas RMS di Makassar.
Dalam pertemuan tersebut, Syaharuddin tak segan-segan menyanjung RMS sebagai sosok di balik kesuksesannya. Alih-alih merasa jemawa dengan jabatan barunya, Syahar justru memposisikan diri sebagai penerus yang tetap membutuhkan bimbingan.
“Terima kasih Kakak Rusdi Masse. Sebagai kakak dan sebagai orang tua, tentu kami akan melanjutkan perjuangan beliau,” tutur Syahar.
Baginya, RMS bukan sekadar pendahulu, melainkan mentor politik yang telah meletakkan pondasi kuat bagi kejayaan NasDem di Sulawesi Selatan.
Tak mau kalah, Rusdi Masse juga melempar “kecap” pujian kepada juniornya itu. RMS memberikan legitimasi penuh dan menyebut bahwa di tangan Syaharuddin, NasDem Sulsel akan mengalami kemajuan yang lebih pesat dibandingkan masa kepemimpinannya.
“Selamat Kakak Syahar dan Kakak Cicu. Semoga Partai NasDem ke depan jauh lebih baik dari sekarang,” ucap RMS dengan penuh keyakinan.
Momen saling puji ini disaksikan oleh sejumlah elite NasDem Sulsel, termasuk Mizar Roem, Muhammad Sadar, dan Arum Spink. Kehadiran mereka seolah mempertegas bahwa seluruh gerbong NasDem Sulsel tetap solid dan satu komando di bawah nakhoda baru.
Melalui akun Instagramnya, Syahar meresmikan momen transisi ini dengan kalimat mantap: “SERTIJAB ketua DPW NasDem Sulsel dari KK RMS ke KK SAR. Bismillah Tawakkaltu Alallah…”
Aksi saling puji ini mengirimkan pesan kuat ke publik dan lawan politik bahwa pergantian kepemimpinan di NasDem Sulsel tidak meninggalkan keretakan, melainkan sebuah estafet perjuangan yang harmonis.**ril***
Laporan : Arifin Muha






