Satuan Resmob Polres Palopo Ringkus Dua Pelaku Jambret, Terancam Penjara Lima Tahun

Palopo, metro-pendidikan.com — Derasnya kehidupan ekonomi membuat SA (19) dan MA (16) tak kapok berurusan dengan hukum. Meski Keduanya bekas resividis pada kasus yang berbeda, kini kembali diringkus oleh Satuan Resmob Polres Palopo lantaran menjambret warga dan menyebabakan korban jatuh terseret.

Peringkusan itu dipimpin Aipda Ronald Effendy di BTN Hartaco Kel. Benteng Kec. Wara Timur dan Jln. Ahmad Dahlan Kota Palopo, Sabtu (3/2/2024). Kedua pemuda yang tak memiliki pekerjaan itu lalu menjambret pelajar berusia 14 tahun berinisial TS.

Kasi Humas Polres Palopo, AKP Supriadi mengatakan, SA dan MA merupakan residivis dua kasus berbeda. SA adalah residivis kasus curanmor, sedangkan MA residivis kasus pengeroyokan.

“Peristiwa jambret disertai kekerasan yang dilakukan SA dan MA berlangsung di Jln. KH. Muhammad As’ad, Kel. Amassangan Kecamatan Wara, Kota Palopo. Saat dijambret, korban sempat diseret kedua pelaku,” kata AKP Supriadi.

Akibat terseret saat dijambret, korban mengalami luka lecet pada lutut sebelah kiri, nyeri bagian pantat sebelah kiri dan luka bengkak pada pipi sebelah kiri. Pada kejadian itu, HP korban berhasil dibawa kabur dua terduga pelaku.

Akibat kejadian ini, korban bersama keluarganya melaporkan hal itu ke Polres Palopo. Setelah mendapatkan laporan tersebut, polisi bergerak dan berhasil mengamankan keduanya.

“Awalnya kami mengamankan SA, SA bertugas sebagai joki motor sementara MA yang mengeksekusi HP korban,” katanya.

Saat diintrogasi, MA mengaku dirinya dibonceng saat merampas handphone korban terjadi tarik menarik sehingga mengakibatkan korban terseret kemudian terjatuh

Selain kedua terduga pelaku, polisi juga mengamankan satu unit HP milik korban dan motor yang digunakan kedua pelaku tersebut melancarkan aksinya. **

Laporan : Arifin Muha

Pos terkait