Pj Kades Asram Suhendra Kunjungi Kantor Depot UBA, Harap BUMDes Panciro Lakukan Pembenahan Pengurus

Gowa.metro-pendidikan.com. Penjabat (Pj) Kepala Desa Panciro, Asram Suhendra, ST, M.AP mengunjungi Kantor Depot Air Minum Isi Ujang UBA (Usman Bin Affan) di Dusun Bontoramba Selatan, Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Jum’at (28/2/2025).

Dalam junjungan itu, Asram Suhendra didampingi, Kasi Pemerintahan Muh Fhadly, S.Sos, Bendahara Desa Ahmad Yani, SP dan sejumlah perangkat desa lainnnya. Mereka disambut oleh Takdir Ilahi Direktur PT Utsman Bin Affan Sukses yang mengelola Depot Air Minum Isi Ulang UBA Panciro didampingi Salma, SE (istri) yang juga bendahara di perusahan tersebut.

Pertemuan yang berlangsung hampir satu jam, banyak hal yang dibincangkan untuk perkembangan dan kemajuan Desa Panciro ke depan. Menurut Asram Suhendra, Panciro salah satu desa di Bajeng cukup potensial untuk pengembangan usaha dan ekonomi masyarakat.

Bukan hanya itu, sebut Asram Suhendra, Desa Panciro dari segi SDM tidak kalah dengan desa lain yang ada di Kabupaten Gowa..”Potensi tersebut tinggal bagaimana kita olah dengan baik serta melibatkan pihak terkait termasuk para pelaku usaha yang ada di Desa Panciro maupun dari luar”, ungkap Asram Suhendra sembari memberi solusi.

Apa yang diungkapkan Sekretaris Kelurahan Mata Allo itu, bukan tanpa alasan. Bahkan, dia mendorong pengurus BUMDEs Panciro lebih kreatif dan melahirkan banyak unit usaha yang sifatnya pemberdayaan dalam upaya meningkatkan ekonomi desa termasuk PAD dan penyerapan tenaga kerja dari warga Desa Panciro.

Merespon 20 persen alokasi dana desa untuk pangan mulai berlaku 2025 ini, Asram Suhendra berharap, seharusnya BUMDEs menangkap peluang tersebut kemudian membuat unit usaha yang pas dengan kebutuhan masyarakat dan harapan pemerintah.

“BUMDEs Panciro, saya harap segera melakukan pembenahan total baik sumber daya manusia maupun unit usaha yang mau dikembangkan sehingga benar-benar memberi manfaat dan hasil kepada Desa Panciro sendiri”, tandas Asram Suhendra.

Asram Suhendra juga berharap pengurus BUMDEs Panciro harus aktif melakukan kerjasama dengan pihak luar terutama para pelaku usaha. Di samping itu, kegiatan unit usaha BUMDes ke depan sebaiknya lebih dulu dipaparkan ke forum musyawarah untuk mendapatkan dukungan kuat dari maayarakat.

“Ndak apa-apa BUMDEs Panciro belajar kepada kami terkait pengelolaan atau manajemen Depot Air Isi Ulang Usman Bin Affan. Modal awal usaha kami sebesar 60 juta lebih, kini sudah memiliki omzet lebih Rp 200 juta dengan keuntungan bersih Rp 5 juta perbulan di luar gaji karyawan dan biaya operasional”, ungkap Salma saat ditanya oleh Pj Kades Panciro mengenai progres perusahan yang digelutinya sejak tiga tahun lalu.

Tidak puas dengan usaha itu, Salma selain sebagai Bendahara Depot UBA Panciro, kini sedang menyiapkan lembaga pelatihan kerja yang disebut Salma Consulting Smart. “Lembaga ini akan menerima tenaga khusus untuk dilatih membuat pelaporan keuangan dan neraca keuangan yang standar dan akuntabel seperti berlaku di perbankan dan jasa/lembaga keuangan lainnya. Jadi, lembaga ini semacam konsultan yang tujuan melahirkan output SDM dalam bentuk pelatihan yang standar dan bekerja secara profesional”, ujar Salma yang mengaku memimpin lembaga tersebut.

Dia mengaku, ada pengurus BUMDes Lempangan dan BUMDes lain dari Kabupaten Bone belajar tentang pelaporan keuangan di Salma Consulting Smart. “Mereka belajar ke saya masih dalam bentuk privat, namun ke depan siapa saja bisa menjadi peserta pelatihan, sudah harus diwadahi dan fasilitasi oleh Salma Consulting Smart “, ucap Salma dengan nada meyakinkan. **

Laporan : Darwis Jamal

Pos terkait