Polman.metro-pendidikan.com — Pembukaan Festival Budaya Banua Kaiyyang Multikultural Attraction yang diselenggarakan oleh pemerhati Seni dan Budaya Kabupaten Polman Sulawesi Barat bekerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Polewali Mandar berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Bala, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, Rabu (23/7/2025).
Melalui tema “Menenun Peradaban, Merajut Ekosistem Kebudayaan”. Acara ini digelar sebagai bentuk pelestarian budaya lokal dan promosi keberagaman ini dihadiri oleh Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 18 Andryani, S.S, M. Si., Kepala Balai Pelestarian Wilayah 19, Wakil Bupati Polewali Mandar Hj. Andi Nursami Masdar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah serta Ketua Panitia Festival Muh Adil Tambino, S.HI.

Juga hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi Prov. Sulteng, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Majene, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa,.Arayang Balanipa, Perangkat adat Pappuangan Napo, Para Camat se Kabupaten Polewali Mandar, para Korwil dan Satuan Pengawas Pendidikan se Kabupaten Polewali Mandar, Para Kepala Desa se Kecamatan Balanipa, para Komunitas Sanggar Seni dan Budaya se Kabupaten Polewali Mandar, tokoh masyarakat, tokoh Agama dan tokoh pemuda dan Undangan lainnya beserta penonton.
Diketahui bahwa kegiatan yang di laksanakan oleh para orang tua di pestival budaya itu berasal dari warga kampung pedesaan se Kabupaten Polman
Ada suku mandarnya, ada suku pannainya, ada suku pattinjo, ada suku mamasanya serta segala Macan suku di wilayah Polman
Wakil Bupati Polewali Mandar Hj. Andi Nursami Masdar mwakili Bupati membuka dan sekaligus membacakan sambutan. Pertama tama marilah kita pamjatkan puji dan Stukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan karunianya kita dapat hadir dan berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan pada kegiatan BANUA KAEYYANG MULTUKULTURAL ATTRACTION yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah 18.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif dan komitmendalam menghadirkan ruang bagi pelestarian budaya yang inklusif dan berkelanjutan,” ucapnya.
Dari pihak pengamanan menyebutkan, bahwa Secara keseluruhan Kegiatan ini berlangsung aman dan tertib, “Pengamanan ini kami laksanakan untuk menciptakan suasana yang kondusif selama kegiatan berlangsung, sekaligus memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan masyarakat,” ujar IPDA Sumarlin, saat ditemui di lokasi kegiatan.
Festival yang menampilkan berbagai atraksi budaya, Pertunjukan Tari Kolosal dengan jumlah penari 150 orang Antraksi Kuda Pattu’duq menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Pihak kepolisian juga berkolaborasi dengan panitia dan aparat desa dalam melakukan pengaturan lalu lintas, pengawasan kerumunan, serta tindakan preventif lainnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan kondusif, serta mendapat apresiasi dari masyarakat dan pengunjung yang datang.
Adanya pengamanan yang maksimal dari aparat kepolisian, acara pembukaan festival dapat dinikmati dengan aman dan tertib. Pembaca doa dipimpin Kepala KUA Kecamatan Balanipa, **
Laporan : Tansi, S.Sos






