PD Ajak Awak Media Awasi Netralitas Pemilu 2024, Pelaku diancam Pidana Penjara Satu Tahun dan Denda 12 Juta

LUWU UTARA, metro-pendidikan.com — Putri Hamdana Dakka sapaan akrab Putri Dakka atau PD mengajak awak media sama-sama mengawasi netralitas Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Luwu Utara.

Hal tersebut disampaikan PD saat silaturahmi kepada awak media di Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Kamis (14/12/2023).

“Saya meminta kepada rekan-rekan media untuk sama-sama kita mengawasi netralitas Pemilu 2024 agar berjalan dengan baik, damai dan aman,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, tidak dipungkiri akan ada intervensi atau tekanan dari manapun terutama kepada masyarakat.

“Kita bentuk pengawasan ini, bukan sebagai bentuk dukungan kepada saya tetapi melainkan saya meminta kepada rekan-rekan untuk mengawasi para perangkat desa maupun ASN untuk bersikap netral,” terangnya.

Sesuai pasal 280 ayat (3) UU No 7 tahun 2017, ASN, anggota TNI, Polri dilarang ikut serta sebagai pelaksana dan tim kampanye Pemilu. Bagi yang melanggar pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp12 juta.

Laporan : Muh Rian

Pos terkait