Palopo Turut Serta Ukir Sejarah Sulsel Pecahkan Rekor Muri Mengenakan Baju Bodo Pelajar Terbanyak

Palopo-metro-pendidikan.com. Lapangan Pancasila Kota Palopo menjadi saksi sejarah perhelatan pakai baju bodo yang diprakarsai Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dikemas ke dalam pergelaran megah pada acara Sulsel Menari. Ajang ini melibatkan siswa SMA/SMK dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, Rabu 12 Juni 2024.

Dari arena siswa Sulsel Menari tersebut, Rekor Muri Pakaian Bajo Bodo terbanyak di Sulsel kali ini menjadi milik Kota Palopo.

Kabag SDM Polres Palopo, Kompol Misbahuddin, SH, hadir mewakili Kapolres Palopo, dalam acara tersebut dimulai pukul 08.30 Wita tersebut. Turut hadir juga sejumlah tokoh penting, antara lain Pj. Walikota Palopo Asrul Sani SH, M.Si, dan Kacab Dinas Pendidikan Wilayah XI Pemprov Sulsel, Ridwan Syam, S.Sos, MM.

Perhelatan terbilang akbar ini tidak hanya menjadi momentum untuk menari. Namun, uga sebagai wadah untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Sulsel, terutama Tari Paduppa.

Sebelum penampilan tarian dimulai, dilakukan virtual zoom meeting oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel diikuti oleh seluruh Penjabat Bupati/Walikota se-Sulsel. Dalam sesi ini, dipaparkan historikal penciptaan dan peruntukan Tari Padduppa.

Peserta dari berbagai SMA/SMK di Kota Palopo tampak memukau dengan penampilan Tari Paduppa secara serentak. Setelah itu, dilakukan penyerahan Piagam Rekor MURI untuk Penampilan Penari Terbanyak se-Sulawesi Selatan kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulsel, Dr. H. Muhammad Arafah, ST. MT, berlangsung di CPI Provinsi Sulsel, Jln Metro Kota Makassar.

Disamping momen berprestasi, acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar pelajar SMA/SMK se-Kota Palopo, dengan mengabadikan prestasi tersebut melalui foto bersama.

Kurang lebih sekitar 500 perwakilan siswa berkumpul di Lapangan Pancasila Kota Palopo, siswa Menari Sulsel berlangsung dalam suasana yang aman dan kondusif, serta memberikan warna baru bagi Kota Palopo dari sisi budaya dan pariwisata baik tingkat lokal maupun nasional. **

Laporan : Arifin Muha

Pos terkait