Luwu, metro-pendidikan.com — Dua institusi perguruan tinggi swasta yakni Universitas Cokroaminoto (Uncok) Palopo dan Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar menempatkan mahasiswanya ke Desa Barowa, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama kurang lebih dua bulan.
Mahasiswa KKN dari kedua perguruan tinggi tersebut tampak berbaur bersama dengan warga dalam berbagai kegiatan seperti dalam Jum’at Bersih di halaman masjid dan halaman Kantor Desa Barowa.
Tidak hanya itu, menurut sejumlah tokoh masyarakat Desa Barowa, mahasiswa KKN dari dua perguruan tinggi dengan berbeda agama (keyakinan) itu tetap menjalin komunikasi dan saling menyapa kepada masyarakat desa setempat.
“Mereka mereka memperlihatkan indahnya sikap keberagamaan yang toleran. Kondisi ini mendapat respon positif dari banyak pihak karena memberi contoh edukasi yang baik kepada masyarakat Desa Barowa,” ungkapnya.
Respon serupa, juga datang dari Kepala Desa Baro Iksan Arifin. Bahkan, ia memuji mahasiswa KKN dari dua perguruan tinggi tersebut dapat melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk KKN dalam waktu bersamaan dan serta lokasi yang sama.
“Kami selaku pemerintah desa tentu saja mengapresiasi adanya adik mahasiswa yang ber KKN di Barowa. Ini juga bagian dari kepercayaan perguruan tinggi terhadap Desa Barowa yang sebelumnya selalu menerima dan kita sambut peserta KKN dengan baik dan berhasil, “ujar Iksan Arifin.
Saat mendampingi mahasiswa KKN pada kegiatan Jum’at bersih para Jum’at (23/2), Kades Barowa mengaku bersyukur karena bisa menggerakkan warga untuk melakukan kebersihan lingkungan di setiap depan rumah masing-masing.
Pelaksanaan KKN dari kedua perguruan tinggi masuk angkatan 20 Tahun 2024. Mahasiswa KKN UKIP Makassar berjumlah 9 orang, pendamping Luciana Buarlele, ST, MTI dan Koodinator Desa (Kordes) Arlan.
Sedangkan mahasiswa KKN Uncok Palopo berjumlah 7 orang, pendamping Sukmawati Syam
S.SI, M.Pd dan Koordinator Desa (Kordes) Syaiful Arif. **
Laporan : Saifullah Jamal






