Gowa, metro-pendidikan.com] Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa punya program khusus setiap bulan Ramadhan turun ke desa dan kelurahan untuk membagikan kitab suci Alqur’an kepada masjid.
Pada Ramadhan 1445 H kali ini, KUA Bajeng membagi habis Kitab Suci Alquran dari hasil infaq calon pengantin setelah mengikuti bimbingan perkawinan di Kantor KUA Bajeng. Setiap desa atau kelurahan di Bajeng dapat jatah dua masjid dengan jumlah masing-masing delapan buah Alqur’an setiap masjid.
Hari pertama, Rabu (27/3/2024) giat pembagian Alqur’an dipimpin Kepala KUA Bajeng AM Yusuf Hakim, S.Ag, M.Pd.i dengan sasaran dua unit masjid di Desa Pabentengang, Maccini Baji, Paraikatte dan Maradekayya.
“Kitab suci Alqur’an langsung diserahkan Kepala KUA ke setiap pengurus masjid didampingi staf KUA Bajeng terdiri dari penghulu dan penyuluh agama,” ujar Faisal Rahmat, SS, MH yang juga Penghulu KUA Bajeng.
Hari kedua, Kamis (28/3/2924, tim dari KUA Bajeng yang dipimpin Faisal Rahmat melanjutkan pembagian wakaf Alqur’an ke Desa Panciro, Bontosunggu, Lempangang dan Bone.
Khusus di Desa Panciro tercatat dua masjid menerima Waqaf Alqur’an yakni Masjid Al Fath Perumahan Green Riyousa dan Masjid Nurul Ramadhan TPI Panciro.
Faisal Rahmat atas nama Kepala KUA Bajeng menyerahkan 16 buah kitab suci Alqur’an kepada kedua pihak pengurus masjid tersebut diwakili Darwis Jamal Takdir selaku Imam Desa Panciro. Dalam giat ini hadir dan disaksikan dari staf KUA Bajeng Musnaeni, S.HI, Hijrawati, S.Hum dan Muslimin, S.Sos.
Faisal Rahmat mengatakan, timnya masih akan turun hari esok hingga mengcover semua 14 desa/kelurahan se-Kecamatan Bajeng.
Baik AM Yusuf Hakim maupun Faisal Rahmat menuturkan, waqaf Alqur’an yang kami serahkan ini, jangan lihat jumlahnya. Tapi, hendaknya dapat dilihat dari urgensi dan pemanfaatannya bagi jamaah dalam memenuhi kebutuhan Alqur’an setiap masjid.
“Terutama memenuhi kebutuhan Alqur’an kepada anak-anak santri TK/TPA di setiap masjid. Waqaf Alqur’an yang kami bagikan ini adalah bentuk perhatian kami terhadap umat agar lahir generasi muda yang mahir dan pandai membaca Alqur’an, “demikian Faisal Rahmat.
Harapannya, semoga Waqaf Alqur’an tersebut dapat menjadi investasi amal jariyah bagi yang mewakafkan dan pahala bagi membacanya.**
Laporan : Darwis Jamal Takdir






