Palopo.metro-pendidikan.com. Sebuah langkah strategis dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia Timur baru saja terjalin. Rektor Universitas Mega Buana (UMB) Palopo, Prof. Dr. Hj. Nilawati Uly, S.Si., Apt., M.Kes., CIPA, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) atas komitmennya dalam peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Apresiasi tersebut didasari oleh visi besar Pemprov Sulteng yang diwujudkan melalui Program Beasiswa Berani Cerdas
Pernyataan apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Prof. Nila (sapaan akrab Rektor UMB Palopo) sesaat sebelum prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, bertempat di Cafe D’Twins Cafe & Garden, Palopo, Selasa (24/4/2026).
Kerja sama ini dinilai sebagai angin segar, tidak hanya bagi calon mahasiswa baru, tetapi juga bagi mahasiswa aktif asal Sulawesi Tengah yang saat ini tengah menimba ilmu di berbagai perguruan tinggi di Palopo.
Dalam sambutannya, Prof. Nila menegaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret yang melampaui sekadar bantuan biaya pendidikan.
“Kami sangat mengapresiasi visi Pemprov Sulteng. Ini bukan sekadar bantuan biaya, melainkan investasi nyata bagi masa depan generasi muda Sulawesi Tengah. Kami di UMB Palopo siap menjadi mitra strategis untuk mencetak lulusan unggul yang siap membangun daerah asal mereka”, jelas Prof. Nila.
Prof Nila menambahkan bahwa UMB Palopo memiliki ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat Sulawesi Tengah sejak kampus ini didirikan pada tahun 2009.
“Kehadiran program ini tentu sangat meringankan beban mahasiswa kami yang berasal dari daerah tersebut. Apalagi, di Sulawesi Tengah juga eksis perguruan tinggi Akbid Mega Buana Palu yang berada di bawah payung Yayasan Pendidikan Mega Buana Palopo,” pungkasnya.
Penandatanganan PKS ini dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng, Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si., yang bertindak mewakili Gubernur Sulteng.
Sosok Firmanza sendiri sangat familiar bagi publik Palopo, mengingat rekam jejaknya yang pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota serta Sekretaris Kota Palopo. Hal ini memperkuat sinergi kerja sama antara kedua wilayah dalam bidang pendidikan.
Dalam sambutannya, Firmanza menegaskan bahwa kerja sama ini adalah bukti komitmen nyata Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng dalam menjadikan Program Berani Cerdas sebagai program prioritas.
“Melalui kerja sama ini, mahasiswa asal Sulteng semakin terfasilitasi, baik dari sisi pembiayaan maupun pendampingan akademik. Kerja sama ini mencakup peningkatan akses pendidikan tinggi, sinergi penelitian, dan pengabdian masyarakat yang saling menguntungkan,” jelas Firmanza.
Sekedar informasi, tambah Firmanza, Program Berani Cerdas memiliki skala yang sangat masif. Hingga akhir tahun 2025, program ini telah menjangkau 23.569 penerima dengan total anggaran mencapai Rp 84 miliar.
Angka fantastis ini menegaskan keseriusan Pemprov Sulteng di sektor pendidikan. Sebagai perbandingan, alokasi anggaran beasiswa di provinsi tetangga, Sulawesi Selatan, berada di angka Rp 25 miliar. ***
Laporan : Hendra/Arifin






