CAPAIAN KINERJA ZAKAT & WAKAF PROGRESIF, KAKAN KEMENAG MAKASSAR SAMPAIKAN APRESIASI

Makassar, metro-pendidikan.com — Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Makassar, Ahmad Malik Thaha, melaporkan capaian kinerja pensertifikatan tanah wakaf sekaligus berpamitan kepada seluruh jajaran Kemenag Kota Makassar seiring hijrah tugas ke Kementerian Haji dan Umrah.

Momen tersebut berlangsung dalam Apel Kerja Lingkup Kemenag Kota Makassar di Lapangan Indoor Kemenag Kota Makassar, Senin (2/11/2026). Apel dihadiri langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, Dr. H. Muhammad, M.Ag.

Dalam amanatnya, Ahmad menyampaikan bahwa sebanyak *40 sertifikat tanah wakaf telah terbit sepanjang Januari hingga Oktober 2026.* Sejumlah bidang tanah wakaf lainnya masih dalam proses penerbitan sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Secara keseluruhan, terdapat *80 bidang tanah wakaf* yang masuk dalam kelompok sertifikat terbit dan dalam proses. Sementara sisanya masih memerlukan penyelesaian administrasi, termasuk pengurusan Akta Ikrar Wakaf (AIW), sebelum dilanjutkan ke tahap sertifikasi.

“Penerbitan sertifikat tanah wakaf merupakan bagian penting dari upaya memberikan kepastian hukum terhadap aset wakaf. Karena itu, proses administrasi dan sertifikasi perlu terus ditindaklanjuti agar aset umat terlindungi dan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya,” ujar Ahmad.

Salah satu capaian yang turut dilaporkan adalah penerbitan *lima sertifikat tanah wakaf yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Makassar* dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Sertifikasi tanah wakaf menjadi langkah strategis untuk melindungi aset umat dari potensi sengketa serta mendukung pengelolaan wakaf yang tertib dan berkelanjutan. Kepastian hukum atas tanah wakaf juga penting agar pemanfaatannya dapat terus mendukung kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

Selain menyampaikan laporan kinerja, Ahmad Malik Thaha juga berpamitan kepada keluarga besar Kemenag Kota Makassar setelah *17 tahun mengabdi* di Kementerian Agama. Ia selanjutnya akan melanjutkan tugas di Kementerian Haji dan Umrah.

“Setelah 17 tahun mengabdi di Kementerian Agama, saya menyampaikan terima kasih atas kebersamaan dan kerja sama seluruh jajaran. Saya juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan. Semoga silaturahmi tetap terjaga dan program pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Makassar, H. Muhammad, menyampaikan apresiasi terhadap capaian kinerja Penyelenggaraan Zakat dan Wakaf yang dinilai cukup progresif. Ia berharap program penataan dan sertifikasi tanah wakaf dapat terus dilanjutkan melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Apel kerja tersebut turut dihadiri Kasubbag Tata Usaha Suedi, para kepala seksi dan penyelenggara, pengawas, pejabat fungsional, serta seluruh jajaran Kemenag Kota Makassar.

Laporan : Jamal Takdir

 

Pos terkait