PINRANG, metro-pendidikan.com — Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian utama untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan layanan medis. Hal ini disampaikan Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos., saat membuka secara resmi kegiatan reakreditasi RSUD Lasinrang Pinrang, Selasa (27/10).
Bupati Irwan menegaskan bahwa reakreditasi menjadi momentum penting untuk meninjau kembali seluruh aspek penyelenggaraan rumah sakit, mulai dari tata kelola, pemenuhan standar pelayanan, hingga kualitas layanan yang diterima langsung oleh pasien. Melalui proses ini, berbagai kekurangan diharapkan dapat teridentifikasi dan segera dibenahi guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat.
“Keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas dan peralatan medis, tetapi juga oleh kesungguhan seluruh tenaga kesehatan dan staf pendukung dalam menjalankan tugas. Sikap profesionalisme, integritas, dan keramahan dalam melayani harus terus diperkuat agar pasien dan keluarganya merasa nyaman selama menjalani pengobatan,” ujar Bupati Irwan.

Bupati juga menekankan pentingnya keterbukaan terhadap kritik dan saran dari masyarakat. Masukan dari pasien dan keluarga merupakan bahan evaluasi yang berharga untuk memahami kebutuhan layanan sekaligus mendorong perbaikan berkelanjutan. Rumah sakit tidak hanya harus memenuhi standar administrasi, tetapi benar-benar menghadirkan pelayanan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pinrang berkomitmen terus mendukung pengembangan pelayanan kesehatan, baik melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kapasitas sumber daya manusia, maupun pembenahan fasilitas yang dibutuhkan. Dukungan ini diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan disiplin, tanggung jawab, dan kinerja seluruh unsur di lingkungan RSUD Lasinrang.
Melalui proses reakreditasi ini, Bupati Irwan berharap RSUD Lasinrang semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan
berorientasi pada kepuasan pasien. Momentum ini diharapkan menjadi pendorong bagi seluruh jajaran rumah sakit untuk terus berbenah, sehingga setiap perbaikan yang
Laporan : (Yunus)






