MKKS SMP Kabupaten Soppeng Studi Tiru ke Kabupaten Pinrang, Perkuat Mutu Pendidikan Melalui Berbagi Pengalaman

PINRANG, metro-pendidikan.com — Upaya meningkatkan kualitas pendidikan dapat diperkuat melalui pertukaran pengalaman dan penerapan inovasi antar-daerah. Semangat inilah yang mendorong Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Soppeng melakukan kunjungan studi tiru ke Kabupaten Pinrang pada 17–18 Oktober 2026 .

Rombongan yang berjumlah 50 orang tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja Moenta, S.Sos. Kegiatan dipusatkan di dua sekolah unggulan, yaitu SMP Negeri 1 Pinrang dan SMP Aisyiyah Boarding School, untuk mempelajari langsung pengelolaan sekolah serta strategi peningkatan kualitas pembelajaran yang diterapkan .

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja Moenta, S.Sos., menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa kegiatan semacam ini menjadi ruang berbagi pengetahuan yang sangat berharga bagi para kepala sekolah.

“Melalui pertukaran pengalaman, kita dapat menemukan pendekatan yang lebih efektif dalam mengelola satuan pendidikan. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah, baik dalam mendorong inovasi pembelajaran, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, maupun menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas,” ujar Andi Matjtja Moenta.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengelolaan sekolah yang unggul membutuhkan keterbukaan terhadap gagasan baru dan kemauan untuk terus berbenah. Dengan demikian, manfaat studi tiru tidak hanya dirasakan oleh para kepala sekolah, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan bagi peserta didik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antar-satuan pendidikan Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Soppeng semakin erat, sekaligus membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dalam mengembangkan sekolah yang inovatif, berdaya saing, dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat di kedua daerah.
Laporan : (Yunus)

Pos terkait