PINRANG, metro-pendidikan.com — Pemerintah Kabupaten Pinrang terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang dirancang untuk membuka peluang ekonomi sekaligus memperkuat kemandirian penerima manfaat.
Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos., saat menyerahkan secara simbolis bantuan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) di halaman Kantor Bupati Pinrang, Senin (19/10).
Dalam sambutannya, Bupati Irwan berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan produktif, meningkatkan taraf hidup, serta memberikan dampak positif bagi kondisi sosial ekonomi masyarakat penerima.
“Program pemberdayaan ini tidak hanya diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun kemampuan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Bupati Irwan.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dengan pengelolaan yang baik, bantuan ini diharapkan mampu mendorong penerima manfaat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Lebih lanjut, Bupati Irwan berharap program serupa ke depannya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Semakin banyak keluarga yang terbantu, katanya, semakin besar pula kesempatan untuk memperbaiki kondisi ekonomi dan secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap bantuan pemerintah.
“Upaya pemberdayaan ini membutuhkan kesungguhan penerima manfaat dalam mengelola bantuan, serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah agar hasilnya benar-benar memberikan perubahan positif dalam kehidupan masyarakat,” tambahnya.
Melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar dukungan sesaat, melainkan pendorong tumbuhnya kemandirian, meningkatnya kesejahteraan keluarga, dan terwujudnya masyarakat yang lebih berdaya secara ekonomi.
Laporan : (Yunus)






