BPC IKA FUF UIN Alauddin Gelar Rapat Penguatan Program Kerja, Divisi-Divisi Siap Berkolaborasi

Makassar.metro-pendidikan.com. Sejumlah program kegiatan (kerja) yang pernah dirumuskan pada rapat kerja oleh Badan Pengurus Cabang (BPC) Ikatan Alumni Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar di Desa Wisata Rammang-Ramang, Kabupaten Maros, 24 Pebruari 2024 lalu. Kini kembali diperkuat dan diperjelas agenda pelaksanaannya pada tahun 2026 ini melalui kolaborasi divisi-divisi.

Penguatan bersama itu diputuskan setelah menggelar rapat pertama tahun 2026 yang dipandu oleh Sekretaris Umum BPC IKA FUF, Prof Dr Muhsin Mahfudz, S.Ag, M.Th.I berlangsung di Restoran Sandeq Seafood, Jl.Pengayoman Makassar, Jum’at (30/2/2026) malam.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar periode 2019-2023 lalu menyebutkan, ada sejumlah divisi yang belum memperlihat progres kerja atau belum jalan programnya yakni Divisi Pengkajian & Penelitian, Divisi Pemberdayaan Alumni, Divisi Usaha & Kewirausahaan.

“Divisi yang sudah jalan sebagian kegiatannya adalah Divisi Penerbitan & Publikasi dengan mengajukan pengadaan Website IKA dan Penerbitan Majalah Alumni. Website sudah jalan dan mulai aktif sejak September 2024 lalu. Demikian halnya pendataan alumni juga sudah jalan dan kini sebagian dapat terinput ke dalam Website IKA Fakultas Ushuluddin dan Filsafat”, ujar Prof Muhsin.

Meski begitu, lanjut Muhsin, pads 2026 ini, diharapkan para divisi tersebut dapat berkolaborasi untuk melaksanakan program atau kegiatannya yang pernah diajukan pada raker pertama pengurus IKA FUF UIN Alauddin Makassar di Desa Wisata Rammang-Rammang, Maros dua tahun lalu.

Sementara itu, Ketua Umum IKA FUF Dr H Muhammad, S.Ag, MM mengungkapkan, sejumlah program yang pernah disepakati untuk ke Tana Toraja dengan mengunjungi sejumlah lokasi seperti Wisata Religi Pango-Pango & Patung Yesus Tana Toraja bertandang di MA Muhammadiyah Tana Toraja serta rencana kerja sama untuk membina Desa Moderasi Beragama, beberapa kali tertunda.

“Selain, pihak Uskup Agung Toraja sendiri belum sempat menerima kita karena sibuk. Tapi begitu Uskup Agung Toraja berganti, komunikasi kembali putus sehingga untuk sementara ini melanjutkan agenda tersebut, kita harus lagi bangun komunikasi dari awal”, ucap H Muhammad dalam arahannya.

Tidak hanya itu, lanjut H Muhammad, termasuk juga rencana launching Website IKA yang sempat beberapa kali tertunda akibat kendala struktural. Tapi kegiatan publish yang berkolaborasi dengan acara fakultas seperti ramah tamah wisuda beberapa angkatan, sekaligus menghadiri penyerahan nama alumni dari dekan ke BPC IKA FUF UIN Alauddin tetap berjalan lancar.

“Waktu saya menjabat Kepala Kemenag Maros agak sibuk, tapi begitu pindah di Kota Makassar pada jabatan sama lebih sibuk lagi. Kadang saya ada waktu, tapi teman-teman pengurus lainnya lagi sedang sibuk mengajar atau ada kegiatan lain bersamaan waktunya.Tapi kami tetap intens komunikasi sesama pengurus termasuk menanyakan perkembangan Website IKA”, tambah mantan Kepala Kamenag Tana Toraja dan Takalar ini.

Beberapa kegiatan lainnya yang langsung difasilitasi secara pribadi oleh H Muhammad mendapat respon positif dan menuai pujian seperti buka puasa pada Bulan Ramadhan tahun kemarin, itu menjadi bagian dari tanggung jawabnya. Pada acara buka puasa pada Ramadhan 1447 H atau Februari-Maret 2026 M kembali siap digelar.

Mulai April 2026 mendatang, baik Ketum maupun Sekum BPC IKA FUF berharap kepada setiap divisi supaya ada kegiatannya berjalan minimal satu program kerja. Selain itu, kegiatan yang sifatnya membangun keakraban alumni misalnya Family Gathering dan kunjungan pengurus IKA ke pesantren binaan alumni

“Kegiatan yang ringan-ringan saja tapi bernuansa keakraban, saling melepas kerinduan dan pertemuannya cukup produktif”, kata Drs H Wahid Hasyim Lukman, M.Si yang juga mantan Ketum IKA FUF UIN Alauddin periode lalu.

Dalam lawatannya di sejumlah di daerah, Wahid Hasyim Lukman mengaku bertemu sejumlah alumni Fakultas Ushuluddin dan Filsafat. Mereka merindukan ada kegiatan khusus yang difasilitasi oleh pengurus alumni bertujuan temu kangen setiap tahun di kampus almamater Fakultas Ushuluddin dan Filsafat.

Lain halnya, Prof Dr H Firdaus Muhammad, M.Ag, Ketua 1 BPC IKA FUF UIN Alauddin Makassar berharap, IKA melalu Divisi Publikasi untuk membangun jejaring alumni melalui website dan sosial media seperti WhatsApp, FB dan Instragram atau tik tok. “Melalui akses sosial media bahwa komunikasi kepada alumni terasa dekat. Mudah diketahui keberadaan mereka, apalagi punya group alumni satu angkatan. Ini juga memudahkan penelusuran keberadaan alumni tersebut, kemudian dilakukan input pendataan dan dimasukkan ke dalam Website IKA”, ujar mantan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Alauddin Makassar ini.

Dia juga memberi masukan, setiap acara ramah tamah wisuda dalam setiap angkatan, harus ada waktu sedikit bagi pengurus alumni untuk melakukan testimoni kepada alumni dalam bentuk video, sekaligus membentuk ketua kelas alumni setiap angkatan.

Senada dengan Prof Firdaus Muhammad, Wahyuddin Halim, MA, Ph.D mengatakan, melalu sosial media sangat cepat melakukan akses komunikasi kepada alumni di mana saja mereka berada. Teknologi Komunikasi dan Informasi begitu maju, tak ada yang sulit untuk melakukan pemberdayaan dan menggalang potensi terhadap alumni.

“Tinggal kita membuka link atau membuat aplikasi zoom, sudah bisa berinteraksi kepada alumni senior baik yang berada di Malaysia atau di mana saja mereka berada. Kita bisa berdayakan mereka dalam bentuk kajian keilmuan, hanya lewat zoom kita sudah bisa menambah ilmu dari mereka,” ujar Wahyuddin Halim yang juga Dewan Pakar BPC IKA FUF UIN Alauddin Makassar.

Rapat penguatan program kerja kali ini, selain dihadiri Ketua dan Sekum BPC IKA FUF UIN Alauddin Makassar, juga hadir Prof Dr Firdaus Muhammad (Ketua I), Andi Muhammad, S.Ag, M.Ag (Ketua II), Dr Abdul Ghany Mursalim, S.Ag, M.Ag (Sekretaris I), Dr H Muhammad Irham, SQ, M.Th.I (Sekretaris II), Prof Dr Hj Darmawati Hanafi, S.Ag, M.HI (Bendahara), Hj Nuridah Yusuf, S.Ag (Wakil Bendahara), Sitti Syakirah Abu Nawas, M.Th.I (Wakil Bendahara), para Koordinator/Anggota Divisi serta Wahyuddin Halim dan Wahid Hasyim Lukman (Dewan Pakar). **

Laporan : Darwis Jamal

Pos terkait