Gowa.metro-pendidikan.com. Pembangunan drainase di Jl Nuhung Dg Bani, Kelurahan Kalebajeng, tepatnya depan Kantor Camat Bajeng, Kabupaten Gowa telah selesai dikerjakan dan CV Kenanga Rezki Utama selaku pelaksana kegiatan. Namun, proyek tersebut disorot warga karena pada ujung bagian Selatan tampak hasil pekerjaan drainase tertutup bagi akses air mengalir saat hujan turun.
Sehingga warga atau masyarakat setempat yang lewat atau melintas di jalan tersebut menjadi perbincangan kalau pekerjaan pembangunan drainase itu diduga asal kerja. “Ujung drainase seperti yang terlihat dalam gambar jangan ditutup permanen, karena dititik itu ada drainase dari arah timur yang harus tersambung untuk kelancaran arus air”, komentar sejumlah warga sekitar yang menolak disebut namanya.

Meski ada tiang reklame yang terpasang sekaligus menjadi penghalang apabila ada lanjutan pembangunan drainase berikutnya. Tapi, menurut sumber, pekerja kegiatan drainase tersebut sepertinya tidak mau ambil resiko.
Ketika hal ini dikonfirmasi kepada salah satu pejabat teras di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gowa menanggapi, kalau hasil kerja pihak kontraktor dengan penampakan fisik drainase bagian ujung selatan tertutup rapat, tidak boleh terjadi.
“Harus ditembuskan, paling tidak dibelokkan salurannya kalo ada tiang. Nanti ditegur ini, siap ma kasih info ta”, ujarnya dalam WhatsApp miliknya kepada media ini.
Pada papan proyek pembangunan drainase tersebut terungkap dengan nilai kontrak Rp 99. 402.000.00, waktu pelaksanaan selama 120 hari. Sumber dana berasal dari APBD Kabupaten Gowa melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Gowa, TA 2025.
Hingga berita ini siap publish, awak media ini juga belum berhasil dikonfirmasi atau menemui pihak kontraktor, CV Kenanga Rezki Utama. **
Laporan : Darwis Jamal






