Tenaga Pendidik Mulai Tersenyum, Pemkab Jeneponto Bayarkan Sertifikasi Guru Bertepatan Hari Kebangkitan Nasional

Jeneponto-metro-pendidikan.com.
Pencairan tunjangan sertifikasi guru menjadi momen yang tengah dinantikan oleh kalangan tenaga pengajar di Indonesia. Khusus Kabupaten Jeneponto sendiri sertifikasi guru mulai dibayarkan Senin (20/5/2024) lalu.

“Alhamdulillah,. Pemkab Jeneponto akan membayar Sertifikasi Guru, Tamsil Guru (Non Sertifikasi) dan carry Over Tahun 2023”, ungkap H. Armawi A Paki, Kepala BPKAD Kabupaten Jeneponto sembari menegaskan Pemkab Jeneponto akan membayarkan sertifikasi guru mulai Senin 20 Mei 2024.

Menurut Armawi, keberlangsungan pembayaran sertifikasi guru akan dilaksanakan secara maksimal. Bahkan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan kewajiban pembayaran iuran yang belum selesai termasuk sertifikasi guru ini .

Armawi yang kerap disapa Pung Mawi menuturkan, proses pencairan dana sertifikasi harus melewati beberapa tahapan penting sebelum akhirnya sampai ke rekening para guru bersangkutan. Namun, berkat kerja kerja cepat dan terukur hari ini dapat terbayarkan’ secara serentak dan menyeluruh.

Sebelumnya di berbagai tempat, sejumlah guru yang menerima tunjangan sertifikasi mengharapkan pencairan harus segera dilakukan untuk dapat mendukung kesejahteraan mereka dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Berikut sertifikasi guru dibayarkan pada Senin (20/5/2024) adalah Sertifikasi Guru SD1.029 orang,. Sertifikasi Guru SMP 417 orang, Sertifikasi Guru TK 27 orang,
Non Sertifikasi Guru SMP 121 orang, Non Sertifikasi Guru SD 450 orang, Non Sertifikasi Guru TK 18 orang,. Carry Over Guru SMP 9 orang, Carry Over Guru SD 27 orang. Jumlah total yang akan dibayarkan sebanyak Rp.19.931.716.700.

Kabid Ketenagaan Dinas Dikbud Kabupaten Jeneponto Ardy, ST melalui Humas Pemkab Jeneponto membenarkan segera dilakukan pencairan tunjangan sertifikasi guru dengan jumlah sertifikasi 1.473 orang, non sertifikasi 589 orang, carry over 286 orang dan total guru
2.348 orang. **

Laporan : Awal

Pos terkait