Politeknik Negeri Ujung Pandang Fasilitasi Pelatihan Penyusunan RAB Pekerjaan Konstruksi Bagi Perangkat Desa Panciro

Gowa-metro-pendidikan.com. Pengabdian pada masyarakat tahun anggaran 2023 melalui program kemitraan masyarakat, Politeknik Negeri Ujung Pandang menfasilitasi pelatihan penyusunan RAB (Rancangan Anggaran Belanja) Rintisan Jalan Tani Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Kamis (26/10) bertempat di Kantor Desa Panciro.

Kegiatan yang berlangsung sehari itu diikuti 10 peserta meliputi para perangkat desa, para kepala dusun dan unsur BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Panciro dipandu oleh sejumlah dosen dari Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

Para peserta mendapatkan materi pelatihan penyusunan RAB pekerjaan konstruksi rintisan jalan tani Desa Panciro melalui dua cara.
Yakni, Metode ceramah dilengkapi alat praga berupa daftar volume pekerjaan konstruksi, daftar harga satuan upah dan bahan setempat; Diskusi materi para peserta dengan tim pengabdian terkait materi yang dibicarakan.

Tidak hanya itu, pelatihan dilakukan dengan memberikan contoh volume pekerjaan konstruksi dan tabel perhitungan RAB kepada peserta dalam bentuk analisa upah pekerjaan konstruksi, analisa bahan pekerjaan konstruksi, harga bahan pekerjaan konstruksi dan RAB pekerjaan konstruksi.

Sedangkan pemateri atau nara sumber adalah Haeril Abdi Hasanuddin, ST, MT, Dr Ir Dasri Pasmar, MT, Dr Eng Vita Fajriani Ridwan, ST, MT, Dr Ir A Maal Latief, ST, MT dan Dr Ir Mardiana Amir, ST, MT.

Haeril Abdi Hasanuddin yang didampingi PLH Kades Panciro Abd Rahman Rani saat membuka kegiatan tersebut menjelaskan, pemerintah telah menggulirkan anggaran untuk program kemitraan masyarakat dengan kebijakan pengalokasian anggaran lewat dana desa sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Kemudian dalam skema kegiatan atau program kemitraan, lanjut dosen Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Ujung Pandang ini oleh pemerintah melibatkan perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat. Pihak perguruan tinggi memang dituntut merespon secara umum dinamika pembangunan khususnya di desa berdasarkan bidang keilmuan dan objek kegiatan pengabdian. Terutama menjadi mitra dalam mendorong peningkatan kapasitas perangkat desa khususnya dalam mengelola dana desa agar tepat sasaran.

Menurut Haeril, dipilihnya Desa Panciro sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan pelatihan penyusunan RAB pekerjaan konstruksi rintisan jalan tani oleh para dosen Politeknik Negeri Ujung tani. Karena Panciro dinilai desa yang tergolong potensial baik sektor pertanian maupun pengembangan UMKM.

“Dari dua desa yang kami sasar di Kabupaten Gowa dalam kegiatan tersebut, hanya Desa Panciro yang disetujui oleh pihaknya”, ujar Haeril.

Di tempat sama, Abd Rahman yang dimintai tanggapannya mengaku, bersyukur karena pihak Politeknik Negeri Ujung Pandang hadir di desa ini untuk memberikan ilmunya terkait pelatihan penyusunan RAB yang selama ini kita sadari masih minim.

Apalagi kegiatan ini, katanya dilaksanakan di Desa Pancaro. Ini adalah menjadi kebanggaan sekaligus kepercayaan bagi pemerintah dan masyarakat Desa Panciro untuk terus menjalin kemitraan dengan pihak perguruan tinggi di Sulawesi Selatan.

“Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan Politeknik Negeri Ujung Pandang termasuk para nara sumber dari Jurusan Teknik Sipil telah berhasil membimbing kami khususnya dalam penyusunan rencana anggaran belanja”,tandas Abd Rahman yang menerima Haeril di ruang kerjanya setelah kegiatan pelatihan berakhir. **

Laporan: Darwis Jamal Takdir

Pos terkait