Percepat Program Listrik Pedesaan 2026, Wabup Sudirman Dorong Penyelesaian Perizinan Kawasan Hutan

PINRANG, metro-pendidikan.com — Pemerintah Kabupaten Pinrang terus mendorong perluasan akses listrik hingga ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau, salah satunya melalui percepatan Program Listrik Pedesaan (Lisdes) Tahun Anggaran 2026 yang menyasar kawasan-kawasan yang bersinggungan dengan hutan.

Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., menghadiri Rapat Pembahasan Pengurusan Perizinan Kawasan Hutan dalam rangka percepatan Program Lisdes TA 2026 di Kantor PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Makassar, Jumat (4/9).

Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk menyamakan langkah antara pemerintah daerah dan pihak terkait, agar pembangunan jaringan listrik di kawasan hutan dapat berjalan sesuai ketentuan dan tidak terhambat kendala perizinan. Dengan koordinasi yang baik, proses pembangunan diharapkan berjalan lancar sehingga masyarakat dapat segera menikmati akses listrik.

Bagi masyarakat pedesaan dan kawasan terpencil, keberadaan listrik bukan sekadar penerangan. Akses energi yang memadai juga mendukung kegiatan belajar anak, aktivitas ekonomi, pelayanan dasar, serta pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Program Lisdes TA 2026 mencakup 18 lokasi di 13 kabupaten se-Sulawesi Selatan. Khusus Kabupaten Pinrang, terdapat dua lokasi sasaran, yaitu di kawasan Hutan Lindung Desa Basseang dan kawasan Hutan Produksi Desa Sali-Sali. Selain jaringan listrik, program ini juga menyediakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) individual sebagai solusi bagi wilayah yang sulit dijangkau jaringan konvensional.

Wakil Bupati Sudirman menyambut baik upaya perluasan pelayanan energi kepada masyarakat. Ia menekankan perlunya memperkuat koordinasi lintas sektor agar setiap tahapan berjalan baik dan hasilnya benar-benar dirasakan warga.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat yang selama ini belum menikmati akses listrik dapat segera merasakan manfaatnya. Listrik akan membuka lebih banyak peluang, baik untuk pendidikan, kegiatan ekonomi maupun peningkatan kualitas kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Wabup berharap seluruh pihak terkait terus berkolaborasi menyelesaikan setiap tahapan, sehingga pelaksanaan Program Lisdes di Pinrang berjalan lancar dan bermanfaat jangka panjang, khususnya bagi warga di wilayah pelosok. Semakin terbukanya akses listrik diharapkan memperluas peluang ekonomi, meningkatkan produktivitas, serta menyempitkan kesenjangan pelayanan dasar antara perkotaan dan pedesaan.
Laporan : (Yunus)

Pos terkait