Maros.metro-pendidikan.com. Perhelatan G Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Maros telah rampung digelar dan berjalan sukses. Berdasarkan data yang dirilis komite OMI Kabupaten Maros, sebagai pelaksana teknis kegiatan, bahwa gelaran ini melibatkan seluruh madrasah di Kabupaten Maros, 130 madrasah aktif berpartisipasi dan kompetisi berlangsung selama tiga hari mulai 9 sampai 11 September 2025.
Seperti dikutif dari laman kemenag Maros, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Maros, Dr H. Muhammad, MM menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kontribusi setiap madrasah yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

Ucapan terima kasih dan apresiasi itu, ia sampaikan pada saat membuka secara resmi lomba OMI 2025 tingkat Kabupaten Maros beberapa hari lalu di Pondok Pesantren Hj Hasniah, Maros.
Kemudian, jumlah peserta lomba dari tiga jenjang dan 11 cabang lomba sebanyak 825 siswa. Berikut rinciannya: peserta lomba matematika MI sebanyak 57 siswa, IPAS MI 63 siswa, matematika MTs 98 siswa, IPA MTs 99 siswa, dan peserta lomba IPS MTs sebanyak 95 siswa.
Sedangkan partisipasi siswa tingkat MA: cabang lomba biologi diikuti 63 siswa, ekonomi 74 siswa, Fisika 62 siswa, geografi 72 siswa dan 57 siswa ikuti lomba mapel kimia serta 84 siswa untuk cabang matematika.
Jumlah total partisipasi siswa ini, lebih sedikit dari 841 pendaftar. Berdasarkan keterangan Sekretaris Komite OMI Kabupaten Maros, Zainal Idrus, bahwa 16 siswa yang tidak hadir saat lomba, karena alasan kesehatan. “Ya, semua yang tidak hadir itu karena sakit,” katanya.
Ajang OMI 2025 ini berlangsung secara nasional via online, Zainal menuturkan, “ada beberapa laptop yang tidak bisa mengakses aplikasi CBT OMI, harus mengganti dengan laptop cadangan. Tapi, kami telah mengantisipasi itu, jadi pada dasarnya tidak begitu mengganggu kelancaran dan ketertiban lomba”, ujarnya.
“Untuk hasilnya, kami masih menunggu informasi dari Komite OMI Nasional. Sebelumnya, pengumuman dijadwalkan tanggal 9 September 2025. Tapi karena situasi dan kondisi terkini, maka jadwalnya berubah. Dan sampai sekarang belum ada informasi baru tentang jadwal pengumuman hasil OMI tingkat Kabupaten”, tambah Zainal.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa tiga siswa dengan nilai terbaik dari 11 cabang lomba ini, akan mewakili Kabupaten Maros untuk ajang OMI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada Oktober mendatang.
Selain itu, kesuksesan tiga hari OMI tingkat Kabupaten Maros, juga didukung penuh oleh 18 pengawas, 4 proktor dan 1 admin. **(ulya*”
Laporan : Darwis Jamal






