Kemenag Maros Gelar Pembinaan Dan Validasi Perpustakaan Masjid, Diharap Jadi Ruang Pembelajaran Aktif

Maros.metro-pendidikan.com. Kementerian Agama Kabupaten Maros melalui program PUSAKA (Pusat Layanan Keagamaan) menggelar kegiatan Pembinaan, Validasi dan Pendataan Perpustakaan Masjid Kabupaten Maros Tahun 2025, berlangsung di aula KUA Kecamatan Lau, Senin, (16/6/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan literasi keagamaan dan pendataan aset masjid di wilayah Kabupaten Maros.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran perpustakaan masjid sebagai pusat edukasi dan dakwah berbasis literasi yang aktif.

Pendataan ini juga dilakukan untuk memutakhirkan informasi yang akan diintegrasikan ke dalam sistem digital Kementerian Agama RI.

Begitu penjelasan Kasi Bimas Islam Kemenag Maros, H. Ramli saat menyampaikan pentingnya peran perpustakaan dalam membangun budaya baca masyarakat muslim.

“Perpustakaan masjid harus menjadi ruang pembelajaran yang aktif, bukan sekadar tempat menyimpan buku. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal penguatan peran masjid dalam mencerdaskan umat,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, H Ramli menegaskan bahwa validasi dan pendataan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa setiap masjid memiliki sumber daya literasi yang layak, terkelola dengan baik, dan terhubung dengan program pembinaan berkelanjutan dari Kementerian Agama.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pengurus masjid dari berbagai kecamatan di Maros, penyuluh agama Islam serta tim pembina dari Kemenag.
Selain pembinaan teknis, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan aplikasi PUSAKA untuk pengelolaan perpustakaan secara digital dan terstandar. **Syamsir**

Laporan : SN

Pos terkait