Gowa-metro-pendidikan.com. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat bagi seorang dosen dari Poli Teknik Kesehatan (Politekkes) Kementerian Kesehatan Makassar, Dr H Abd Hady J, S.ST, S.Kep, Ns,M.Kes menerima tugas kolaboratif dengan kapasitas sebagai Koordinator Kegiatan Sunatan Massal Session III 2024 di Depot Air Usman Bin Affan (UBA) Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.
Direktur PT Usman Bin Affan Sukses, Takdir Ilahi mengatakan, sosok yang memiliki kontribusi besar dibalik kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Sunatan Massal Session III berlangsung pada Ahad (7/7/2024) lalu adalah Dr H Abd Hady, seorang dosen tetap Jurusan Keperawatan Makassar, Politekkes Kemenkes Makassar.
” Pihak Depot Air Usman Bin Affan Panciro dalam kegiatan sunatan massal kali ini hanya sebatas memfasilitasi segala kebutuhan bagi peserta sunat berupa tempat, obat-obatan dan peralatan medik lainnya. Tapi, kanda Dr Hady yang menyiapkan tenaga mediknya telah didatangkan dari Rumah Sakit Umum Haji Makassar dan sejumlah perawat dari Klinik Pratama Barombong Medical Center (BMC)”, ungkap Takdir Ilahi.
Apa yang diungkapkan, mahasiswa semester VI Prodi Komunikasi, Fakultas Sastra UMI ini bukan tanpa alasan. Diakui kalau, Dr H Abd Hady, selain sebagai dosen senior di Politekkes Makassar yang memiliki banyak murid dan alumni perguruan tinggi tersebut, tersebar di sejumlah rumah sakit termasuk RSU Haji Makassar, Sulsel.
Pada pelaksanaan Sunatan Massal Session III 2024 ini, Dr H Abd Hady, sebut Takdir Ilahi, menghadirkan 17 tenaga medik, 4 khusus perawat dan dia sendiri sebagai koordinator kegiatan. Berarti berjumlah 22 orang dengan menghadapi 113 peserta sunat massal.
“Pelaksanaan sunatan massal session III ini dimulai pukul 08 :00 dan berakhir pukul 14: 30 Wita. Alhamdulillah, berjalan lancar dan sukses berkat kerja keras para panitia dan support serta terlibat langsung dari kanda Dr Hady bersama tenaga mediknya. Terima kasih kanda Hady yang tulus dan berhasil membantu kami pada kegiatan sunatan massal session III ini”, ujar Anggota BPD Panciro ini.
Dalam pengamatan Media Metro Pendidikan di lokasi kegiatan, Dr Hady paling intens keluar masuk mengontrol serta memantau kondisi peserta sunat dan tenaga medik yang berlangsung di tiga ruang tempat pelaksanaan sunatan massal session III 2024 ini.
Lain halnya Dr H Abd Hady justru balik memuji Takdir Ilahi sebagai sosok pemuda yang memiliki inovasi dan mampu berkolaborasi serta kerja sama dengan berbagai pihak dalam melaksanakan sunatan massal, antara lain PD PAFI Sulsel, RSU Thalia Irham Panciro dan Klinik Pratama Barombong Medical Center (BMC).
“Kami sebagai akademisi memang dituntut untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai program studi dari keperawatan, tepat sekali rasanya kami ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Rupanya adik Takdir Ilahi dalam membuat kegiatan sangat relevan dengan jurusan saya yang ada di Politekkes Kemenkes Makassar”, tukas Dr Hady dengan nada diplomatis.
Dr Hady yang juga Direktur Klinik Pratama Barombong Medical Center menilai, sunatan massal yang diinisiasi oleh Takdir Daeng Naba tergolong kegiatan yang luar biasa. Apalagi, keuntungan dari usaha Depot Air Usman Bin Affan, katanya, 100 persen untuk pemanfaatan kegiatan sosial dan keagamaan termasuk membiayai pelaksanaan sunatan massal.
Takdir Ilahi di mata Dr Hady adalah sosok yang memiliki jiwa relawan yang tinggi di bidang sosial dan kemanusiaan serta bisa menginspirasi semua pihak. Tak heran, kalau kegiatan sunatan massal kali ini menjadi wadah dan ruang aktivitas kemanusiaan serta kolaborasi untuk kebaikan.
Atas partisipasi dan kerjasama yang cukup besar dalam pelaksanaan Sunatan Massal Session III 2024 ini, Dr Hady menerima Piagam Penghargaan dari Depot Air Minum Isi Ulang Usman Bin Affan Panciro serta diberikannya sebagai bentuk apresiasi. **
Laporan : Darwis Jamal Takdir






