Luwu Utara.metro-pendidikan.com.
SMK Negeri 2 Kabupaten Luwu Utara menggelar Festival Ekstrakulikuler dan Pameran Jurusan. Kegiatan ini dihadiri sekaligus dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Wilayah XII, Drs Ismali, M.Pd berlangsung di Lapangan Upacara SMKN 2 Luwu Utara Selasa (14/4/2026).
Acara pembukaan festival ini turut dihadir Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Utara mewakili Bupati, Kamaluddin Alnan, S.Pd, MM, kepala sekolah, guru dan para undangan lainnya.
Kepala Cabdin Disdik Sulsel Wil XII, Drs Ismail, M.Pd yang ditemui media ini usai as acara pembukaan menyampaikan bahwa kegiatan ini dinilai sangat tepat dan menginspirasi untuk terus ditingkatkan,
Selain itu juga, Kegiatan ini merupakan momen yang tepat mengingat saat ini akan dilaksanakan penerimaan siswa baru PPDB 2026-2027. Dimana kegiatan ini diharapkan berjalan sukses dan menjadi daya tarik siswa nantinya.

“Saya kira apa yang dilakukan SMK Negeri 2 Luwu Utara ini dapat menginspirasi sekolah lain untuk melakukan kegiatan yang sama, terutama untuk cara sosialisasi mereka. Apalagi, saat ini akan memasuki tahap penerimaan siswa baru, memperkenalkan jurusan jurusan mereka melalui pameran”, ujarnya.
Bagi Ismail, inti dari kegiatan ini adalah membuat inovasi dan kreasi untuk dapat menggugah atau mengundang minat dan bakat siswa dari SMP dan MTs agar bisa mendaftar di sekolah ini. Ia berharap agar kedepan siswa siswi SMK Neg 2 ini bisa lebih meningkatkan skill dan keterampilan.
Termasuk membina karakter dan moral siswa serta meningkatkan skill dan menciptakan inovasi inovasi baru di SMK Neg 2 Luwu Utara ini. Bahkan, ia berharap agar kegiatan seperti ini diikuti oleh sekolah SMK dan SMA lainnya.
Sementara itu, Kepala UPT SMK Negeri 2 Luwu Utara, Mustajab, S.Pd, M,Pd mengatakan, SMK Negeri 2 bukan hanya sekedar membina advokasi atau pun kejuruan akan tetapi juga membina karakter lewat kegiatan kegiatan ekstrakurikuler.
“Kegiatan ekskul dapat perlihatkan melalui lomba lomba ini, seperti futsal, volly, semafor dan juga pentas seni budaya, nyanyi solo dan lainnya. kemudian memperkenalkan jurusan jurusan yang terdiri dari delapan jurusan”, ucap Mustajab.
Tidak hanya itu, intinya adalah bagaimana nantinya mereka yang sekolah di sini bisa menjanjikan peluang masa depan mereka, menggeluti jurusan yang mereka pilih.
Kegiatan yang sama, lanjut Mustajab, Menurutnya, dapat dilakukan oleh siswa SMP dan MTs atau sekolah sederajat. Ruang ini penting agar mereka dapat menyalurkan bakatnya. Sebab hal ini nantinya mempengaruhi siswa siswa SMP/MTs masuk ke sekolah jenjang berikutnya.
Mustajab juga menyampaikan bahwa pada saat penyampaian visi dan misi SMK Negeri 2 Luwu Utara saat pembukaan, namun tidak dihadiri langsung oleh bupati, tapi hanya diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Utara.
Dia juga menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Utara bisa membekali para alumni siswa SMK Negeri 2 Luwu Utara untuk mengikuti pelatihan sesuai jurusan yang mereka pilih, sehingga tidak salah sasaran.
Disamping itu, siswa ini dapat dibekali agar jika lulus nanti mereka akan memasuki dunia kerja, hanya saat ini dunia kerja sangat terbatas dan banyak sekolah lain juga yang berebut pasar kerja ini yang terbatas.
Pada kesempatan ini, ia menitip pesan kepada Bupati Luwu Utara bahwa banyak lulusan SMK yang berminat bekerja keluar negeri seperti jepang, hanya saja berangkat kesana itu butuh diklat minimal 6 bulan dan hal yang lain. Dan itu membutuhkan dana sekitar 40 juta, baru bisa berangkat ke luar negeri.
Hal itu disebabkan karena mereka membutuhkan tambahan pelatihan seperti belajar bahasa dan budaya sesuai negara yang dituju dan yang lainnya. Sehingga inilah yang dianggap banyak orang yang tidak mampu untuk mengikuti persyaratan tersebut, sementara minat anak untuk ke sana banyak.
Mustajab menambahkan, andai kata ada sebuah lembaga keuangan yang bisa memfasilitasi dan membiayai hal tersebut maka siswa akan membayar ganti biaya pengeluaran yang telah dikeluarkan oleh lembaga tersebut melalui hasil kerjanya setelah teken kontrak.
Selain itu, Kepala SMK Negeri 2 Luwu utara itu juga selalu memberikan motivasi yang tinggi kepada siswa untuk membuat usaha meskipun dimulai dari usaha kecil kecilan, menciptakan lapangan kerja dan bekerja sesuai kemampuannya tidak malu malu, bermental baja dan mendorong siswa untuk menanamkan jiwa Enterpreneur dan menjadi leader di masa depan.
.
‘Hal ini dimaksudkan agar ke depan mereka tidak lagi membebani orang tuanya dan mengurangi jumlah pengangguran di Luwu Utara”, tandasnya.
Kegiatan seperti ini pernah dilaksanakan pertama kali tahun 2023 dan ini tahun 2026 yang ke dua kalinya dihadiri oleh peserta dari SMA/SMK, SMP/MTs se-Kabupaten Luwu Utara.***
Laporan : Arifin






