2 Pemuda Korban Tabrak Lari di Telluwanua Alami Luka Serius, Dilarikan Ke Rumah Sakit Rampoang

Palopo.metro-pendidikan.com. Kejadian lakalantas di Salutete, depan SDN Padang Alipan, Kecamatan Telluwanua Palopo, Selasa 16 September 2025 mengakibatkan 2 orang mengalami luka serius. Kedua korban tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Rampong, sekitar pukul 22:00 Wita

Pihak keluarga yang ditemui media ini di RS Rampoang, sehari setelah kejadian berharap pelaku dapat ditemukan dan bertanggungjawab. Akibat dari kejadian tabrak lari itu menyebabkan satu unit motor Honda Beat warna biru muda jenis metic dalam kondisi kepala motor hancur.

Selain itu, 2 orang korban dengan luka yang cukup serius dilarikan ke Rumah Sakit Sawerigading Palopo.

Satu orang korban bernama Raka Awang mengalami patah tulang kaki (lutut), dan satunya lagi atas nama Asong dengan luka jari tangan patah. Keduanya, dirujuk ke RSU Sawerigading Palopo yang saat ini menunggu proses oprasi dilaksanakan.

Menurut keterangan salah seorang sumber dari pihak keluarga korban awang, bahwa kejadian tersebut berawal dari adanya keluarga korban yang dijenguk oleh ayah korban di RS sehingga korban raka menyusul ayahnya ke rumah sakit dan ditengah perjalanan dari seriti walmas Kabupaten Luwu menuju rumah sakit rampoang Palopo tiba tiba mengalami kecelakaan di daerah salutete, tepatnya didepan SDN Padang Alipan Telluwanua Palopo yang diduga sebuah mobil yang mencoba untuk melambung mobil lainnya yang berada didepan sehingga korban yg saat itu berada ditengah terserempet oleh mobil tersebut hingga jatuh dan mengalami luka serius, korban dilarikan ke RS sekitar satu jam kemudian karena tidak ada warga yang menolong sampai ayahnya datang membawa korban ke RS, ungkap Alex yang di benarkan oleh pihak polantas.

Sementara mobil yang menabrak korban melarikan diri dan hingga saat ini belum diketahui identitasnya. Salah seorang anggota Polantas Polres Palopo, Bripka Ahmar yang dikonfirmasi di kantornya mengatakan, petugas kepolisian telah menemui pihak keluarga korban semalam di RS dan telah dimintai keterangan.

Bripka Ahmar mengatakan, terkait kejadian tersebut pihaknya belum melakukan olah tkp malam itu karena terkendala oleh kondisi hujan deras.  Namunpun seperti itu pihaknya tetap akan melakukan olah TKP dan penyelidikan melalui proses pemeriksaan terhadap saksi saksi di TKP tersebut. Dan dari pihak keluarga korban diwakili oleh kudiati, sepakat menyerahkan masalah ini sepenuhnya kepada pihak terkait untuk proses selanjutnya.

“Terkait persoalan hukum kami dari pihak keluarga telah menyerahkan sepenuhnya kepada yang berwajib mana yang terbaik”, tambahnya.

Dan menurut sepengakuan salah seorang petugas polantas diketahui bahwa di lokasi tersebut memang sering terjadi lakalantas. Makanya, dihimbau kepada warga pejalan kaki dan para pengendara untuk berhati hati termasuk pengendara roda dua dan empat supaya pelan-pelan membawa kendaraannya. **

Laporan : Arifin Muha

Pos terkait