*Wisuda Santri TPQ Maros 2026: Mewujudkan Generasi Qur’ani dan Berakhlakul Karimah*

Maros, metro-pendidikan.com — Ratusan santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) binaan penyuluh agama Islam di Kabupaten Maros mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung khidmat di Aula Masjid Al-Markaz Al-Islami, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini melibatkan santri dari empat kecamatan yang dikenal dengan akronim “Tumalabo”, yakni Turikale, Maros Baru, Lau, dan Bontoa.

Ketua panitia, Ibrahim, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah santri yang diwisuda tahun ini mencapai 233 orang. Ia mengapresiasi kerja sama para penyuluh, orang tua, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan santri hingga mencapai tahap kelulusan.

Pada kesempatan yang sama, pembacaan Surat Keputusan disampaikan oleh Umar, yang menegaskan bahwa seluruh santri dinyatakan lulus. Pernyataan tersebut disambut rasa haru dan bangga dari para orang tua yang hadir menyaksikan capaian anak-anak mereka.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros, Muhammad Nur Halik, dalam sambutannya menekankan keutamaan mempelajari Al-Qur’an sejak dini. Ia menyampaikan bahwa setiap anak yang belajar Al-Qur’an akan memperoleh kemuliaan di sisi Allah, diibaratkan dengan mahkota yang diberikan di akhirat kelak.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti kesadaran orang tua terhadap pendidikan agama anak. Menurutnya, banyak program pembelajaran Al-Qur’an yang telah digratiskan, sehingga tidak ada alasan bagi orang tua untuk tidak memberikan perhatian penuh. Ia mengibaratkan, mendidik anak di TPQ seperti mengukir di atas batu—memerlukan kesabaran, ketekunan, dan komitmen, namun hasilnya akan bertahan lama.

Kegiatan wisuda ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi bersama untuk terus memperkuat pembinaan generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah di tengah masyarakat.

Laporan : Syamsir N

Pos terkait