Gowa.metro-pendidikan.com. Aksi penipuan dengan mencatut nama Kapolres Gowa kembali terjadi. Pelaku menggunakan identitas M. Aldy Sulaiman untuk menghubungi sejumlah warga melalui aplikasi WhatsApp dan menawarkan penjualan mobil hasil sitaan negara.
Modus pelaku dilakukan dengan memasang foto profil menyerupai Kapolres Gowa, lengkap dengan atribut resmi dan nama yang digunakan “Muhammad Aldy Sulaiman”.
Dalam aksinya, pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp dan berpura-pura meminta bantuan untuk membeli kendaraan lelang.
Salah seorang warga, Hendra Mappasomba, mengaku sempat dihubungi oleh pelaku. Ia mengatakan, pelaku menawarkan sebuah mobil dengan dalih hasil sitaan dari kasus narkoba di Mapolres Gowa.
“Tadi saya ditelepon, dia mengaku Kapolres Gowa. Foto profilnya juga sama dan namanya di WhatsApp Muhammad Aldy Sulaiman,” ujar Hendra.
Pelaku bahkan mengirimkan foto kendaraan berupa Toyota Reborn 2.4 tipe G tahun 2021 diesel matic yang ditawarkan dengan harga Rp180 juta lengkap dengan dokumen.
“Katanya itu jatah mobil lelang negara, makanya ditawarkan ke saya,” ucapnya.
Merasa curiga, Hendra kemudian melakukan konfirmasi ke Polres Gowa. Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa nomor tersebut bukan milik Kapolres Gowa dan merupakan bagian dari upaya penipuan.
Sementara itu, Kapolres Gowa Kombes M. Aldy Sulaiman, SH SIK dikonfirmasi membenarkan adanya pencatutan nama dirinya oleh oknum tidak bertanggung jawab. Ia mengaku telah menerima sejumlah laporan serupa dari masyarakat dan warganet.
“Saya juga menerima informasi adanya pihak yang mencatut nama saya untuk melakukan penipuan,” ujarnya beberapa hari lalu.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan penawaran penjualan mobil, apalagi terkait kendaraan hasil sitaan negara. “Saya pastikan itu penipu. Saya tidak pernah menawarkan mobil lelang kepada siapa pun,” tegas M Aldy Sulaeman.
Kapolres Gowa pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan pejabat, terutama jika berkaitan dengan transaksi mencurigakan.
“Jika ada masyarakat yang menjadi korban, segera laporkan ke Polres Gowa,” harap Kapolres Gowa. **jr***
Laporan : Darwis Jamal






