Ulmy Nabila Rumra dkk, Delegasi Indonesia Sukses Hipnotis Publik pada Festival Budaya Internasional di Prancis

Makassar.metro-pendidikan.com.
Studio Ida El Bahra Art Management Sulawesi Selatan, sebuah lembaga seni yang secara konsisten dan concern melahirkan seniman-seniman muda berprestasi, memiliki talenta seni mumpuni kerap membawa nama daerah ke pentas nasional maupun internasional.

Melalui proses seleksi dan kurasi yang ketat, Studio Ida El Bahra Art Management berhasil mendapatkan undangan resmi dari penyelenggara “Les Cultures du Monde” sebuah perhelatan berskala internasional untuk berpartisipasi di ajang tersebut mulai dihelat pada 9 Juli sampai 24 Agustus 2026 dengan berhasil membawa anggota sekitar 20 orang berlangsung di Prancis.

Salah satu anggota delegasi tersebut adalah
Ulmy Nabila Rumra, S.Sn, seorang penari berbakat dan putri kelahiran Kabupaten Kolaka Utara (Sulawesi Tenggara) yang namanya telah terdaftar secara resmi dalam surat undangan internasional sebagai peserta delegasi Indonesia.

Kehadiran delegasi Indonesia dalam festival ini merupakan peluang emas untuk
memperkenalkan seni tari tradisional nusantara kepada masyarakat internasional. Lebih dari sekadar penampilan seni, partisipasi ini merupakan bentuk diplomasi budaya yang membawa misi mulia yakni memperkenalkan keindahan dan kekayaan budaya Indonesia, khususnya dari Pulau Sulawesi kepada warga dunia, hadir anggota delegasi dari berbagai negara.

“Keikutsertaan saya dalam ajang internasional ini merupakan momen bersejarah, tidak hanya membawa kebanggaan keluarga dan lembaga seni, tapi juga menjadi karya dan cerminan nyata serta kontribusi daerah dan bangsa dalam memperkenalkan seni dan budaya nusantara di pentas dunia, sekaligus pengakuan internasional terhadap kekayaan seni Indonesia”, jelas Ulmy Nabila Rumra seperti dikutif dalam proposalnya.

Selama di Perancis, sebut alumnus Fakultas Seni, Universitas Negeri Makassar ini, dia bersama kawan-kawan dari Studio Ida El Bahra Art Management mengusung misi diplomasi budaya dengan tema “Dari Sulawesi Selatan ke Panggung Dunia (I La Galigo Hadir di Eropa). Warisan dunia dari Sulawesi Selatan, I La Galigo berhasil memukai publik Prancis melalui serangkaian The63rd Festival Les cultures du Monde’- Festival de Montoire 2026 dan Tour of France 2026.

“Delegasi Indonesia yang diwakili Ida El Bahra Art Management dalam menjalankan misi diplomasi budaya selama kurang lebih satu bulan di 8 kota besar di Prancis. Sukses tampil memukau dan ‘menghipnotis’ publik Prancis “, tulis Ulmy Nabila Rumra dalam WhatsApp miliknya.

Pada ajang spektakuler ini, menurut Ulmy, bukan hanya sekedar pertunjukan seni semata, tapi juga diplomasi budaya melalui perjumpaan langsung antara seniman Indonesia dan masyarakat Prancis

“Indonesia pada ajang festival internasional ini, kami dipercaya untuk tampil di delapan kota di Prancis. Setiap kota, menghadirkan penonton, ruang budaya dan pengalaman yang berbeda. Ini menjadi kesempatan yang sangat krusial dan berharga untuk memperlihatkan serta memperkenalkan kekayaan seni pertunjukan Sulawesi Selatan sebagai bagian dari wajah budaya Indonesia”, tulis Dr Nurwahidah, S.Pd, M.Hum, Art Director Ida El Bahra Art Management yang sekaligus memimpin delegasi Indonesia ke Prancis.

Kisah Batara Guru turun dari langit menuju bumi menjadi inti pertunjukan meliputi Tari, Musik Tradisi, Teater, Dramaturgi dan Tata Visual.

Filosofi ini menawarkan perspektif unik bagi penonton Eropa. Bukan Manusia yang berusaha mencapai langit, melainkan Batara Guru yang turun dari langit untuk memulai kehidupan di bumi. Pesan utamanya manusia adalah bagian dari alam dan manusia.

Delegasi Indonesia juga menghadirkan Tari Madduppa Gau, Pakarena Sumange, Gandrang Bulo, Tari Sumpunglolo, Tari Buntu Makarra dan pertunjukan Kecapi Bugis. ***

Laporan : Darwis Jamal

Pos terkait