Luwu Utara, metro-pendidikan.com — Pihak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Luwu Utara menggelar kegiatan Amaliah Ramadhan Tahun 1444 Hihjriyah. Kegiatan ini mendukung program Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dengan mengusung tema yakni Ramadhan sebagai Bulan Andalan Mengaji yang dilaksanakan pada bulan puasa ini, berlangsung selama sepekan mulai 10 sampai 16 April 2023 serta bertempat di ruang kelas dan Aula SMAN 2 Lutra.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh SMA Neg 2 Luwu Utara itu terdapat 2 kelompok yakni Kelompok Semarak Ramadhan dengan mengusung tema “ Puasaku Totalitasku, Ramadhanku berkualitas, dan Belajarku tuntas “ Sementara Kelompok lainnya adalah Ramadhan Andalan Mengaji dengan Tema “ Penguatan karakter peserta didik SMA/SMK Se – Sulawesi Selatan “. Demikian diungkapkan Kepala SMA Neg 2 Luwu Utara, Jasman, S.Pd yang ditemui wartawan media ini di ruang kerjanya baru saja ini. Bahkan, dia mengatakan bahwa program Ramadhan Andalan Mengaji ini sangat bagus dan perlu dilakukan secara berkesinambungan.
“Sejak kegiatan ini digelar dalam bentuk tadarrus Al-Qur’an dan berbagai jenis lomba, rupanya banyak siswa yang tadinya tidak bisa mengaji, kemudian mereka bisa mengaji bahkan lancar bacaan al- Qur’annya, “ungkap Jasman dengan nada serius.
Hal senada diungkapkan oleh salah seorang guru yang di tunjuk sebagai Pembina kegiatan bahwa program ini sangat bagus sehingga kedepan untuk penerimaan PPDB akan dusulkan kepada panitia untuk memasukkan ebagai salah satu syarat kelulusan. Namun satu hal yang sangat disayangkan adalah proses pelaksanaannya yang terkesan tergesa gesa dan mendadak. Mestinya ada waktu sekitar sebulan sebelum pelaksanaan kegitan ini dapat lebih dulu disampaikan ke pihak sekolah sehingga kegiatan ini bias dilaksanakan secara maksimal dan berkolaborasi dengan kegiatan sekolah yang sudah direncanakan sebelumnya oleh pihak sekolah terkait kegiatan di bulan ramadhan ini. Dan terkait soal anggaran bisa disesuaikan dengan kegiatan yang ada di sekolah mengingat jumlah siswa yang ada di sekolah ini sekitar 700 lebih siswa sementara yang terdaftar namanya sebagai peserta Ramadhan Andalan Mengaji ini hanya 165 orang ujarnya,
Menurutnya, Jika seperti ini Ia (Guru Penjas) mengaku merasa bingung, mengingat dana yang di pakai adalah dana sekolah untuk sementara mengingat dana dari provinsi belum dicairkan. Menurut sumber lain yang dapat dipercaya bahwa terkait dana tersebut nanti setelah berjalan selama 3 hari baru dananya bisa di cairkan.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan Amaliah Ramadhan ini dilaksanakan selama satu minggu atau selama 7 hari mulai Senin sampai Minggu, mulai pagi sampai sore dengan kapasitas 5 ruangan dan 1 musholah. Dan kegiatan ini dibiayai oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan BKPRMI.
Selain Amaliah Ramadhan Jasman juga menilai bahwa terkait pelaksanaan sistem belajar siswa yang dilaksanakan saat ini, Terkait Proses belajar sampai sore dan 5 hari kerja dianggap tidak maksimal. Kenapa, karena siswa sudah lelah dan mengantuk. Sehingga proses pembelajaran tidak maksimal. Oleh sebab itu kata Wakil Ketua PGRI Luwu utara ini, Sistem Proses belajar siswa yang dilaksanakan saat ini perlu di evaluasi. Ia berharap sistem belajar siswa jika bisa dikembalikan enam hari kerja tandasnya.
Diketahui siswa SMAN 2 Luwu Utara sebanyak 700 lebih dan yang terdaftar mengikuti program mengaji sebanyak 165 siswa di bagi 5 ruangan waktu pagi sampai sore dan anggaran untuk konsumsi 15. 000 persiswa dipotong pajak 11 persen dari dana tersebut *Arifin*






