Sejarah Terukir: Luwu Utara Borong 10% Kuota Pupuk Subsidi Perikanan Sulsel

‎LUWU UTARA, metro-pendidikan.com – Kabupaten Luwu Utara mencatat sejarah baru di sektor perikanan. Untuk pertama kalinya, petambak dan nelayan di daerah ini dipastikan mendapat alokasi pupuk bersubsidi khusus perikanan, hasil inisiasi Bupati Andi Abdullah Rahim.

‎Dalam sosialisasi bersama ratusan petambak di Desa Tamuku, Kecamatan Bone-Bone (20/05/2026), Bupati Andi Rahim mengumumkan Luwu Utara berhasil mengamankan 10% dari total kuota pupuk subsidi perikanan Sulawesi Selatan.

‎”Ini adalah sejarah bagi Luwu Utara. Dengan total kuota mencapai 10.905 ton, jumlah ini sangat besar dan harus diserap secara maksimal oleh para petambak kita. Semangat untuk semuanya!” ujarnya.

‎Adapun rincian alokasi 2026 meliputi: Pupuk Urea 3.537 ton, SP-36 3.721 ton, dan Organik 3.647 ton.

‎Bupati optimis, ketersediaan pupuk ini akan mendongkrak produktivitas tambak dan mendorong sektor perikanan menjadi penyumbang PDRB terbesar kedua setelah pertanian.

‎”Insya Allah, pasar dan harga komoditas perikanan kita akan semakin luas dan membaik. Kami berkomitmen mengawal agar perikanan Luwu Utara maju dan petambaknya sejahtera,” tutupnya.

Laporan : Yosias T

Pos terkait