Raker Di Desa Wisata Rammang-Ramang, Pengurus IKA FUF Siap Berkolaborasi Wujudkan Sejumlah Program Kerja Strategis

Makassar, metro-pendidikan.com —
Badan Pengurus Cabang (BPC) Ikatan Alumni Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar, periode 2024-2029 menggelar Raker (Rapat Kerja) membahas program kegiatan untuk masa lima tahun pada Ahad (25/2/2024),b bertempat Desa Wisata Rammang-Rammang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dipilihnya Desa Wisata Rammang-Rammang sebagai tempat pelaksanaan Raker oleh pengurus baru IKA FUF, selain dirangkai dengan kegiatan pembubaran Panitia Musyawarah IKA FUF 2024, juga menjadi ajang refreshing dan edukasi untuk memperkuat semangat soliditas serta kebersamaan dalam mengembangkan performa dan peran alumni terhadap almamater yang lebih konstruktif, kontributif dan saling berkoneksitas.

Perspektif ini diungkapkan
Prof Dr Muhsin Mahfudz, Ketua Panitia Musyawarah yang juga Sekretaris Umum BPC IKA FUF. Bahkan, mantan Dekan FUF UIN Alauddin ini berharap kepada devisi-devisi agar intens berkomunikasi dan berkoodinasi sesama anggota devisi.Termasuk berkoordinasi lintas antar devisi, sehingga dapat terbangun kerjasama dalam satu program tertentu.

“Devisi Usaha dan Kewirausahan bisa bekerja sama dengan Devisi Pemberdayaan Alumni dalan kegiatan tertentu seperti pelatihan bursa kerja dengan melibatkan pihak stakeholder terkait. Begitu pula Devisi Penerbitan dan Publikasi bisa bekerja sama dengan Devisi Pendataan Alumni terkait penyebaran informasi,”jelas guru besar tafsir Al Qur’ an dan Hadist UIN Alauddin Makassar ini.

Rapat kerja kali ini yang hanya dihadiri tiga devisi yakni Devisi Devisi Usaha dan Kewirausahan, Devisi Pemberdayaan Alumni dan Devisi Penerbitan dan Publikasi. Sedangkan dua Devisi Pendataan Alumni dan Devisi Pengkajian dan Penelitian, tak satu pun anggota anggotanya hadir karena punya kegiatan di tempat lain.

Meski begitu, katanya, usulan program kerja dari devisi tersebut belum lengkap semua, kecuali ketiga devisi yang telah hadir dalam raker tersebut. Sementara devisi yang belum memasukkan program kerjanya segera dikirim di group alumni melalui WhatsApp.

Misalnya, Devisi Penerbitan dan Publikasi hanya mengusulkan satu program saja yakni penerbitan majalah alumni. Sedangkan Prof Dr H Firdaus Muhammad, S.Ag, Wakil Ketua 1 BPC FUF mengusulkan, perlunya membuat website dan instagram yang berfungsi sebagai ruang publik khusus para alumni FUF.

“Baik website maupun instagram penting untuk penguatan jejaring, sharing dan informasi penting terkait progres kegiatan BPC IKA Ushuluddin dan Filsafat ini,” tambah mantan Dekan Fakultas Dakwah dan Humaniora, UIN Alauddin Makassar yang ikut dalam Raker IKA FUF di Desa Wisata Rammang-Rammang.

Sementara itu, Ketua Umum IKA FUF, Dr H Muhammad, S.Ag mengatakan, pengurus IKA FUF siap memfasilitasi semua program kerja. Karena itu, usulan program kerja atau kegiatan yang diusulkan para devisi diharapkan lebih pada penguatan performa fakultas serta peran dan pemberdayaan alumni.

“Kita punya waktu lima tahun untuk merealisasikan program kerja IKA FUF dengan tetap memperhatikan tahapan dan skala prioritas kegiatan,” ungkap alumni terbaik angkatan 90-an dari Jurusan Perbandingan Agama (PA) ini.

Tidak hanya itu, dia juga akan fokus pada tiga program prioritas lainnya. Yakni, IKA FUF harus berkolaborasi dan berkontribusi terhadap almamater ( fakultas), membentuk desa binaan moderasi beragama di Tana Toraja dan membuka akses bagi siswa tamatan SLTA untuk masuk kuliah di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat.

“Tidak sulit membentuk desa binaan moderasi beragama di Tana Toraja. Ada satu desa di sana kebetulan bekas penyuluh agama Islam dan sekarang menjabat kepala desa (Lembang) tersebut,” tambah H Muhammad yang juga mantan Kepala Kemenag Kabupaten Tana Toraja ini.

Melalui peran media, lanjutnya, akan membuka komunikasi seluas luasnya bagi alumni FUF di mana saja berada untuk saling bertukar pikiran dan bersama-sama memikirkan wadah IKA FUF ke depan agar bisa berkontribusi sesuai profesi masing-masing.

“Ada pengalaman saat bertugas di Kemenag Tana Toraja banyak siswa yang saya temukan kemudian ingin lanjut di perguruan tinggi, tetapi terkendala dengan akses komunikasi. Lewat keterlibatan alumni dan juga hadirnya desa binaan moderasi beragama, diharapkan minat masuk ke FUF lebih banyak di masa mendatang,” demikian H Muhammad seraya menyebutkan komitmennya.

Hadir dalam rapat kerja IKA FUF kali ini Prof Dr H Natsir Siola (Pembina), Prof Dr Muhammad Saleh Tajuddin ( Dewan Pakar), Andi Amiruddin, MA (Wakil Ketua 2), Dr Hj Darmawati Hanafi (Bendahara Umum) serta sejumlah Koordinator dan Anggota Devisi. **

Laporan : Darwis Jamal Takdir

Pos terkait