Pj Bupati Enrekang Shalat Idul Adha Di Lapangan Abubakar Lambogo Batili, Harap Hikmah Berkurban Jadi Renungan

Enrekang-metro-pendidikan.com — Kurang lebih seribu warga muslim Enrekang berkumpul di lapangan Abubakar Lambogo Batili Enrekang melaksanakan shalat Idul Adha 10 Zulhijjah 1445 H atau bertepatan Senin (17/6/24).

Hadir Pj Bupati Enrekang Dr H Baba SE,MM, Dandim 1419 Enrekang Letkol Inf Augustiar Adinegoro S.Hub.Int, Kapolres Enrekang AKBP Dedi Surya Dharma SH, S.IK, MM, Ketua DPP Hikma Ustadz Baso Fakhruddin S.Q, para Forkopimda dan jajarannya serta masyarakat Enrekang.

Khatib Idul Adha Ustadz Rusdin S,Ag menyampaikan, salah satu makna yang paling berarti dari disyariatkannya berkurban ialah menghidupkan makna dari pengorbanan yang begitu agung, telah dialami oleh Nabi Ibrahim tatkala Allah memberi ujian kepada beliau dengan memerintahkan agar menyembelih putranya Nabi Ismail.

Kemudian Allah menggantinya dengan sembelihan yang agung, yaitu seekor domba yang secara khusus Allah turunkan dari surga kepada beliau dan memerintahkan agar menyembelihnya.

Terhadap perintah berkurban, baik Nabi Ibrahim AS maupun an Nabi Ismail AS menerima sungguh-sungguh dan penuh kejujuran dalam merealisasikan perintah Allah SWT.

Selain itu, dengan berkurban berarti kita sudah bersyukur atas limpahan nikmat dari Allah yang telah kita dapatkan atas kehidupan dari tahun ke tahun. Juga sebagai pelebur kesalahan, baik karena melakukan tindak pelanggaran atas larangan-Nya, atau ketidak kesempurnaan dalam menjalankan perintah-Nya.

Ketika ia menyerahkan harga hewan kurban tersebut, maka setiap dirham diganjar pahala tujuh ratus kebaikan, dan manakala ia menjatuhkan hewan kurban ke tanah untuk disembelih, maka seluruh makhluk yang ada di tempat tersebut hingga tujuh lapis bumi memintakan ampun untuknya.

Jika ia sudah mengalirkan darah hewan kurban tersebut, maka Allah menciptakan setiap tetes darah dari hewan tersebut sepuluh malaikat yang memintakan ampun untuknya hingga Hari Kiamat. Dan tatkala ia telah membagi daging kurban, maka setiap suapan dari daging tersebut seperti pahala memerdekakan hamba sahaya dari keturunan Nabi Ismail.

Hikmah berkurban selanjutnya adalah membangun kesadaran secara sosial. Termasuk nilai hikmah yang tersirat dalam ajaran berkurban ialah menyenangkan hati kaum fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan.

Berbagi kebahagiaan kepada mereka, keluarga, dan kerabat pada hari raya. Serta buah dari itu semua adalah demi memperkokoh ikatan persaudaraan antar masing-masing individu dalam kelompok masyarakat Muslim dan menanam jiwa persatuan dan kasih sayang dalam lubuk hati dan sanubari mereka.

Demikian hikmah berkurban yang dapat disampaikan khatib Rusdin. Semoga hikmah tersebut dapat dijadikan sebagai renungan supaya dapat meningkatkan kwalitas keimanan kita semua. **

Laporan : Sudirman

Pos terkait