Pinrang.metro-pendidikan.com.
Musim panen pertama tahun 2026 ini membawa harapan besar bagi masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. Optimisme ini disampaikan Bupati Irwan saat menghadiri kegiatan pesta panen bersama masyarakat Kecamatan Mattiro Bulu pada Jum’at (10/4), yang juga turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Ny Hj Fatmawati Rusdi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan memaparkan bahwa Kabupaten Pinrang memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan luas lahan sawah mencapai sekitar 54 ribu hektare, di mana 48 ribu hektare di antaranya merupakan lahan dengan sistem irigasi teknis.
Kondisi ini, lanjut dia, mendukung produktivitas yang cukup tinggi dengan rata-rata hasil panen mencapai 6–7 ton per hektare, bahkan pada beberapa titik mampu mencapai 9–10 ton per hektare.

Menurut Bupati Irwan, peningkatan hasil panen ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan pangan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat khususnya petani yang merasakan peningkatan pendapatan.
Ditambah lagi, harga gabah yang relatif stabil di angka Rpv6.500 per kilogram memberikan kepastian ekonomi bagi petani, yang turut didukung oleh pengawasan dari pihak TNI dan Polri.
Selain itu, persoalan kelangkaan pupuk yang sebelumnya menjadi kendala kini mulai teratasi. Bahkan, melalui program Kementerian Pertanian, harga pupuk diharapkan dapat lebih terjangkau sehingga semakin meringankan beban petani dalam proses produksi.
“Ini tentu menjadi kabar baik bagi petani kita. Dengan hasil yang meningkat, harga yang stabil, dan ketersediaan pupuk yang lebih baik, diharapkan kesejahteraan petani juga semakin meningkat,” ungkap Bupati Irwan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Ny Hj. Fatmawati Rusdi SE menyampaikan apresiasinya atas capaian hasil panen masyarakat Kabupaten Pinrang yang menunjukkan tren peningkatan dari musim ke musim.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergitas yang terbangun antara pemerintah dan masyarakat, khususnya para petani yang terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui berbagai program dan bantuan di sektor pertanian sebagai bagian dari program strategis nasional dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Upaya konstruktif ini, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Pinrang tidak hanya mampu menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***
Laporan : Yunus






