H. Mallaniung, Sosok Fenomenal Ahli Bidang Perkayuan Tutup Usia Ke-130 Tahun

Polman.metro-pendidikan.com. Seorang kakek fenomenal, H Mallanjung, kembali ke rahmatullah baru saja ini dalam usia ke 130 tahun. Hal ini diungkapkan Tansi, S.Sos, salah seorang cucu dari almarhum.

Menurut Tansi, kakeknya ini masih merasakan keganasan penjajahan Belanda di sekitar umur 15 tahun. Meski begitu, pada umur 25 tahun almarhum bisa menciptakan masjid dengan awalnya pakai gambar bukan seperti orang sekarang menggambar di atas kertas putih.

Tapi dia menggambar menggunakan metode tempoe doeloe lewat pelepah pisang yang di tusuk dengan lidi pelepah daun kelapa.

H. Mallaniung meninggal dunia (wafat ) di usia sekitar 130 an tahun. H Mallaniung memiliki sembilan ( 9 ) orang bersaudara, adik dan kakaknya sudah lebih dulu semua kembali ke rahmatullah dengan kata orang-orang tua bahwa sampiang palimi.

Lanjut Tansi menjelaskan bahwa pamannya tersebut memiliki saudara kandung se ibu sebanyak 4 orang saudara laki² dan kesemuanya itu adalah tukan kayu ( pandai kayu) mulai dari bangunan jembatan, rumah, masjid dan lain-lain.

Sebuah pesan yang Sangat berkesan kata Pak Tansi. Bahwa H. Mallaniung berpesan katanya, kalau mauki panjang umur jadiki orang sabar. Insya Allah panjang umurki. Bayangkan kalau ada kayu bangunannya pendek sekali dia potong dulu baru di balut dengan kain putih (kaci), Insya Allah besoknya sudah cukupmi itu panjang ukuran kayu bangunannya, begitu pesan almarhum yang dinukilkan Tansi. **

Laporan : Tansi, S.Sos

Pos terkait