Gotong Royong di Semua Desa Luwu Utara, Sudah Berlangsung Lama Sebelum Turun Instruksi Presiden RI

Luwu Utara metro-pendidikan.com. Semangat gotong-royong merupakan salah satu ciri khas budaya (kearifan lokal) bagi masyarakat Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, telah berakar kuat hingga kini masih terawat dengan baik dan solid. Khasanah leluhur tersebut terus berlanjut ke generasi berikutnya dan kini melembaga di tingkat pemerintahan khususnya pada setiap desa dan kelurahan dalam wilayah Kabupaten Luwu Utara.

Beragam narasi yang dihimpun wartawan Metropendidikan.com saat berlangsung aksi gotong royong oleh samasyarakat Desa Meli Kecamatan Baebunta dan masyarakat Desa Kalotok Kecamatan Sabbang Selatan, Jumat 13 Februari 2026. Gotong-royong masyarakat kedua desa itu, membersihkan bahu-bahu jalan di lingkungan desanya masing-masing dalam rangkah menyambut bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriyah.

Para kepala desa se-Kabupaten Luwu Utara telah menyepakati hari-hari tertentu, bahkan menetapkan hari “Jumat Bersih” untuk melakukan gotong-royong melalui arahan Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim.

“Alhamdulillah hampir semua desa di Luwu Utara bergeliat melakukan gotong-royong setiap Jumat di desanya masing-masing”, ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Luwu Utara, Hj. Andi Syarifah Muhaeminah, SE.,M.Si kepada media ini.

“Hari ini gotong-royong Jumat Bersih dilakukan dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan”, lanjutnya.

Kadis PMD Kabupaten Luwu Utara juga menegaskan bahwa kegiatan gotong-royong tersebut di setiap desa sudah berlangsung lama atas arahan Bupati Luwu Utara sebelum turun instruksi Presiden RI Prabowo Subianto. ***

Laporan : Yosias Tombella

Pos terkait