Dorong Kualitas Pembelajaran, SMAN 1 Pinrang Utus Dua Guru Terbaik ke Monash University

PINRANG, metro-pendidikan.com — Dua guru dari SMA Negeri 1 Pinrang, Riaesty Dian Pertiwi Hashary, S.Pd., M.M.Pd. dan Atmayurid Mansyur, S.Pd.,Gr., M.Pd., telah resmi terpilih sebagai peserta program pelatihan profesional hasil kerja sama Ditjen GTK, LPDP, dan Monash University, Jum’at 11/9/2026.

‎Riaesty Dian Pertiwi Hashary akan mengikuti Technical Professional Learning Program on Numeracy: CAKAP Numerasi, sedangkan Atmayurid Mansyur akan mengikuti Technical Professional Learning Program on Disciplinary Literacy. Keduanya merupakan perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan yang berhasil lolos melalui proses seleksi nasional.

‎Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi guru dalam pembelajaran literasi dan numerasi melalui pengembangan profesional yang melibatkan Monash University. Peserta diharapkan mampu memperdalam pengetahuan dan praktik pembelajaran, sekaligus mengimplementasikan serta membagikan pengalaman yang diperoleh kepada komunitas pendidikan di daerah.

‎Plt. Kepala SMAN 1 Pinrang, Maqbul, S.Ag., M.Si., M.Pd., menyambut baik dan mengapresiasi capaian kedua guru tersebut. Menurutnya, kesempatan ini merupakan kebanggaan bagi sekolah sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh guru untuk terus mengembangkan kompetensi dan mengambil peluang dalam berbagai program peningkatan kualitas pendidikan.

‎“Keikutsertaan dua guru SMAN 1 Pinrang dalam program ini merupakan sebuah kebanggaan. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat memberikan dampak positif bagi pembelajaran di sekolah dan dapat dibagikan kepada guru-guru lainnya,” ujar Maqbul.

‎Dengan penuh kerendahan hati, Riaesty dan Atmayurid menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan amanah, bukan semata-mata kemenangan pribadi.

‎“Sangat bersyukur, bukan karena kami yang paling mampu, melainkan karena kami dipercaya untuk membawa manfaat. Ini adalah bukti bahwa guru dari daerah pun mampu bersaing dan melangkah di kancah internasional,” ungkap keduanya.

‎Keikutsertaan dalam program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi kedua guru, tetapi juga menciptakan dampak berantai bagi penguatan kualitas pembelajaran literasi dan numerasi di SMAN 1 Pinrang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, hingga Indonesia.

Laporan : (Fathur)

Pos terkait