Direktur RSU Thalia Irham Puji Pihak Depot Air UBA Panciro Gelar Sunatan Massal

Gowa-metro-pendidikan.com. Rumah Sakit Umum (RSU) Thalia Irham PancIro, Kecamatan Bajeng satu dari sejumlah stakeholder terkait paling intens mendukung dan mensupport kepada pihak Depot Air Usman Bin Affan (UBA) Panciro dalam menggelar sunatan massal secara gratis dengan tetap mengedepankan sikap profesionalitas dan standar prosedur layanan kesehatan.

“Saya salut dan mendukung ada sekolompok masyarakat seperti halnya Depot Air Usman Bin Affan Panciro yang serius melakukan kegiatan sosial dalam bentuk sunatan massal. Apalagi, mereka melibatkan banyak pihak atau tim termasuk rumah sakit melalui kolaborasi, tentu hal ini kita apresiasi karena manfaatnya cukup kepada masyarakat”, ungkap Direktur RSU Thalia Irham, dr Irmastuti, MARS dengan nada memuji kepada Media Metro Pendidikan Nasional di ruang kerjanya, Senin (24/6/2024).

Apa yang diungkapkan dr Irmastuti, bukan tanpa sebab. Malah rumah sakit kebanggaan masyarakat Gowa khususnya Desa Panciro ini, dapat berkontribusi dan membantu pihak Depot Air UBA Panciro dalam bentuk pengadaan obat-obatan untuk kebutuhan sunatan massal.

Pada pelaksanaan sunatan massal session III yang rencana digelar pada Ahad (7/7/2024 mendatang, pihak RSU Thalia Irham siap mensuplay obat-obatan yang diperlukan dalam hajatan momen kemanusiaan tersebut. “Khusus tenaga medis yang diminta oleh pihak Depot Air UBA yang dipakai pada kegiatan eksekusi sunatan massal session III ini, saya akan komunikasi dulu kepada mereka”, tukas dr Irmastuti kepada Muh Takdir Dg Naba saat mengajukan proposal rincian obat-obatan yang dibutuhkan saat sunatan massal session III.

Menurut dia, sunatan massal dengan menghadapi anak-anak yang masih labil jiwanya berpotensi menimbulkan resiko minimal jangan sampai gagal eksekusi akibat anak tersebut tidak siap atau ada faktor lain. Resiko tidak boleh terjadi apalagi merusak masa depan mereka.

Belajar dari pengalaman sunatan massal sebelumnya, dr Irmastuti berharap kepada pihak pelaksana kegiatan, semua perangkat serta kebutuhan peralatan harus siap dan tersedia. Sehingga pelaksanaan sunatan massal session III tersebut dapat berjalan lancar dan sukses

Meski begitu, dr Irmastuti menjelaskan, sunatan massal adalah bagian kegiatan sosial dan kemanusiaan dengan tetap mengedepankan kerja profesional dan harus memenuhi standar prosedur layanan kesehatan yang berlaku di lingkup rumah sakit.

“Karena eksekusi sunatan massal dilaksanakan di luar rumah sakit, maka tetap diharapkan sikap profesionalitas semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut”, tandas dr Irmastuti.

Takdir Naba merespon harapan Dirut RSU Thalia Irham PancIro selaku mitra kerja dalam pelaksanaan sunatan massal telah memasuki tahun ketiga ini. Bahkan, dia menyebutkan, sejumlah pihak yang terlibat di dalam kegiatan tersebut, yakni Klinik Barombong Medical Center, Pengurus Daerah PAFI Sulsel, Pemerintah Desa Panciro, Bhabinkamtibmas Desa Panciro, Babinsa Panciro dan BPD Panciro serta perwakilan pribadi lainnya.

“Alhamdulillah beberapa waktu lalu kami sudah melaksanakan rapat finalisasi peserta sunatan massal dan sudah menutup pendaftaran untuk peserta sunat”, tambah Direktur PT Usman Bin Affan Sukses ini.

Mewakili pengelola depot dan panitia sunatan massal session III meminta maaf jika masih banyak sekali peserta yang tidak bisa ikut karena kuota sudah penuh.

“Doakan semoga di tahun mendatang kami selalu diberikan kesehatan dan rejeki khususnya untuk Depot Air Utsman Bin Affan, sehingga kami tetap bisa melaksanakan kegiatan yang didasari ketulusan dan panggilan kemanusiaan”, ucap Takdir, Anggota BPD Panciro ini. **

Laporan : Darwis Jamal Takdir

Pos terkait