Palopo, metro-pendidikan.com — Pihak MTs Negeri Kota Palopo melaksanakan acara perpisahan dan penamatan peserta didik berjumlah 218 orang berlangsung di halaman MTsN Kota Palopo baru saja ini serta dihadiri Kepala Kementerian Agama Kota Palopo Drs H Muh Jufri, MA.
Kegiatan tersebut diawali dan Dibuka dengan persembahan tari adat padduppa dan seni vokal oleh siswa MTsN Palopo, Sambutan Ketua Panitia, Hasri, S.Pd.I, M.Pd dan Sambutan Kepala MTsN Kota Palopo, M Nurdin, S.PdI, SH, M.Pd, MH
Kepala Kemenag Kota Palopo, Drs.H,Jufri.MA dalam sambutannya mengatakan bersyukur dan berterima kasih karena telah menitipkan anaknya selama 3 tahun di sekolah ini dan terima kasih atas kerja samanya.
Selain itu Kepala Kemenag Kota Palopo itu berpesan bahwa siswa yang lulus harus lanjut, jika tidak lanjut maka dianggap kita tidak ada apa apanya. Sebab saat ini baru di tingkat dasar mengingat wajib belajar 9 tahun.
Dia mengharapkan, semua alumni bisa selesai di tingkat sarjana, sehingga ke depan bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.
Tak hanya itu, Kepala Kemenag Kota Palopo juga mengingatkan bahwa sebaiknya jangan dulu cepat cepat menikah. Sebab sesuai aturan yang ada saat ini, tidak boleh menikah dibawah umur 19 tahun. Itu sesuai kesepakatan oleh 4 menteri yakni Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Mendagri dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak.
Usai kegiatan dilaksanakan, HM Jufri menyampaikan Terkait soal membludaknya pendaftar setiap tahunnya, Beliau mengatakan, ke depan telah direncanakan sekolah ini akan ditambah kelasnya. Namun itu disarankan agar proposal yang dibuat oleh kepala madrasah sebaiknya bangunan ditingkat, minimal 2 kelas.
Sementara itu, Kepala MTsN Palopo, M Nurdin mengatakan, bahwa MTsN Kota Palopo tahun ini menamatkan siswa sebanyak 218 dengan jumlah persentase kelulusan 100 persen. “Adapun 3 orang siswa yang didiskualifikasi karena terkait dengan pelanggaran yang sangat fatal, itu sehingga dikeluarkan, akan tetapi ketiganya dikeluarkan setelah diketahui telah mendapatkan tempat (sekolah) yang baru”, ungkap Nurdin.
Merespon membludaknya pendaftar yang menghampiri seribu pendaftaran, yang diterima hanya sekitar 280 lebih. Bagi Nurdin, sebaiknya MTsN Palopo ini ke depan ditambah kelasnya untuk memenuhi harapan sebagaimana antusiasme sebahagian besar masyarakat Kota Palopo untuk menyekolahkan anaknya di MTs Neg Palopo.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cendramata dari siswa yang diterima langsung oleh Kepala MTsN Kota Palopo, HM Nurdin, A.N dan ditutup dengan doa oleh guru agama MTsN Palopo.
Kepala SDN 5 Salamae, Mursalim, S.Pd selaku alumni tertua MTsN Palopo Tamatan tahun 1992 mewakili alumni lainnya mengatakan, mengaku bangga dan senang diundang menghadiri mewakili alumni MTsN Palopo. Semoga selalu menjadi yang terbaik dan menjadi tauladan bagi sekolah lainnya.
Hadir Kepala Kemenag Kota Palopo, Camat Wara, Danramil, Mewakili Kapolsek Wara, Lurah Benteng, Kepala SDN Salama’e, Mursalim, S.Ag, Kepala SDN Batara, Baharuddin, S.Pd, M.Pd, Kepala SDN Dangerakko dan Orang tua siswa. **
Laporan : Arifin
Dihadiri Kepala Kemenag H Muh Jufri, MTsN Kota Palopo Tamatkan 218 Siswa Lulus 100 Persen






