SMAN 11 Bone Promosikan Jajanan Tradisional, Kepsek : Edukasi Gaya Hidup Sehat Dan Murah Harus Dimulai dari Sekolah

Bone.metro-pendidikan.com. Upaya upaya meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pola makan sehat, SMAN 11 Bone menggelar program promosi jajanan tradisional sehat dan murah yang melibatkan seluruh siswa dari kelas X hingga kelas XII. Program ini diselenggarakan sebagai bagian dari inovasi sekolah dalam mendorong gaya hidup sehat di kalangan siswa. Kegiatan ini berlangsung, Jum’at (13/9/2024).

Pihak sekolah memperkenalkan jajanan tradisional seperti ubi, pisang, dan jagung rebus, yang tidak hanya kaya nutrisi, tetapi juga terjangkau.

Kepala SMAN 11 Bone, Andi Syamsuri Alamsyah, S.Pd menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret dalam mendukung kesehatan siswa sekaligus melestarikan kearifan lokal.

“Edukasi tentang gaya hidup sehat harus dimulai dari sekolah. Di era modern ini, banyak siswa yang lebih tertarik pada jajanan instan yang kurang sehat dan harganya tidak murah. Melalui program ini, kami ingin mengajak mereka kembali mengenali jajanan tradisional yang lebih sehat dan ramah di kantong”, ujar Andi Syamsuri yang kerap disapa A. Adi.

Dalam pelaksanaannya, siswa diajak untuk aktif berpartisipasi melalui berbagai kegiatan, seperti kampanye makan sehat, pameran kuliner tradisional, hingga lomba kreasi jajanan sehat. Program ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang manfaat jajanan tradisional yang tidak kalah lezat dibanding jajanan modern, namun lebih bernutrisi dan ekonomis.

A. Adi menekankan bahwa program ini juga sejalan dengan visi SMAN 11 Bone yang berfokus pada pengembangan siswa yang unggul dalam mutu, ilmu pengetahuan, dan berkarakter luhur. “Kami ingin siswa kami tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli terhadap kesehatan mereka. Makanan yang sehat dan murah harus menjadi pilihan utama, dan kami ingin membentuk pola pikir ini sejak dini”, ucap Kepala SMAN 11 Bone sembari mengemukakan komitmennya.

Melalui program ini, harapnya SMAN 11 Bone dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam mempromosikan pola makan sehat dan memperkenalkan kembali kekayaan kuliner lokal yang mulai dilupakan oleh generasi muda.

“Kami juga berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat mengadopsi kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan, yang nantinya akan mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari,” tutup A. Adi.

Program yang digelar pada Jum’at ini mendapat antusiasme besar dari siswa yang turut serta dalam setiap kegiatan. Mereka menyambut baik gagasan untuk memperkenalkan jajanan tradisional ke lingkungan sekolah, mengingat selain lebih sehat, makanan tersebut juga relatif murah dan mudah didapatkan.**

Laporan: A.Arip/A.Haris

Pos terkait